Logo
Raket

Alwi Farhan Raih Gelar Juara di Australia Open 2026

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, berhasil meraih juara di turnamen Australia Open 2026 setelah mengalahkan Dong Tian Yao dari China. Kemenangan ini menjadi momen berharga setelah se...

D
Dhearatika Jaya
15 June 2026 8 pembaca
Alwi Farhan-Indra Wijaya/[Foto:PBSI]
Alwi Farhan-Indra Wijaya/[Foto:PBSI]

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia yang kini menduduki peringkat 13 dunia, Alwi Farhan, meraih gelar juara di turnamen Australia Open 2026 BWF World Tour Super 500. Dalam pertandingan final yang berlangsung di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia pada Minggu (14/6) sore waktu setempat, Alwi berhasil mengalahkan pemain asal China, Dong Tian Yao, dengan skor identik 21-13 pada kedua game.

Menjadi unggulan ketiga, Alwi Farhan menunjukkan performa yang mengesankan dengan mengalahkan lawan yang dianggap sebagai kuda hitam. "Rasanya sangat-sangat amat senang dan bahagia karena beberapa bulan kemarin saya memang sangat amat terpukul dengan kejadian di Piala Thomas," ungkapnya melalui keterangan pers dari Humas dan Media PP PBSI. Ia juga menambahkan, "Tapi Alhamdulillah saya terima kasih buat semua yang sudah mengkritik, sudah mendukung dan tetap mendukung dan mendoakan." Kemenangan ini menjadi gelar kedua bagi Alwi setelah sebelumnya ia meraih juara di Indonesia Masters 2026.

Kemenangan yang Bermakna

Alwi Farhan mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini, terutama setelah kegagalan yang dialami tim Merah Putih di turnamen Indonesia Open pekan lalu. "Saya bersyukur bisa meraih gelar Super 500 kedua, tapi perjalanan sesungguhnya adalah perjalanan berikutnya. Saya mau berterima kasih kepada orang tua, keluarga, pelatih saya, dan tim pendukung semua yang berada di PBSI," katanya.

Perjuangan Ganda Putra

Sementara itu, pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, yang menempati peringkat 7 dunia, tidak berhasil meraih gelar di Australia Open 2026. Mereka kalah di final dari pasangan China, Chen Bo dan Liu Yi, dengan skor 15-21 dan 19-21. Reza menyatakan, "Tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan ini tanpa cedera." Ia menambahkan bahwa mereka merasa tertekan dengan pola permainan lawan yang berbeda dibandingkan saat di Indonesia Open.

Walaupun belum berhasil meraih juara, Reza menilai hasil ini sangat penting bagi mereka. Ini adalah kali ke sekian pasangan tersebut harus puas di posisi kedua setelah sebelumnya juga menjadi runner-up di Indonesia Open, Macau Open, dan Hylo Open 2025.

Artikel Terkait