Logo
Raket

Kasus Dugaan Pengaturan Skor Menghantui Ganda Campuran Indonesia

Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Pasaribu, menjadi sorotan akibat dugaan pengaturan pertandingan yang melibatkan beberapa pemain. Penarikan diri mereka dari turnamen m...

A
Arya Satya
05 August 2026 10 pembaca
Jafar Hidayatullah-Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu/[Foto:PBSI]
Jafar Hidayatullah-Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu/[Foto:PBSI]

Pasangan ganda campuran Indonesia yang berada di peringkat 13 dunia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Pasaribu, kini tengah menjadi perhatian publik setelah munculnya dugaan penyelidikan terkait pengaturan pertandingan yang melibatkan sejumlah pemain dari tim Merah Putih. Meskipun belum ada konfirmasi resmi yang mengaitkan mereka dengan kasus ini, keputusan untuk menarik mereka dari turnamen telah memicu berbagai spekulasi.

Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Ricky Soebagdja, menyatakan bahwa Jafar dan Felisha, bersama pasangan ganda campuran lainnya, Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil, telah ditarik sebagai bagian dari penyesuaian skuad untuk Kejuaraan Dunia. Meskipun PBSI tidak menjelaskan alasan di balik perubahan ini, mereka mengonfirmasi bahwa Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) saat ini sedang menjalani proses peradilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan beberapa atlet Indonesia.

Pernyataan dari PBSI

“Keputusan ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk memastikan bahwa semua proses administratif dan partisipasi atlet dalam turnamen internasional dilakukan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku,” ungkap Ricky Soebagdja. Ia juga menambahkan, “Secara terpisah, PBSI mengetahui bahwa Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) saat ini sedang melakukan proses peradilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan beberapa pemain Indonesia.”

PBSI menegaskan bahwa mereka menghormati dan mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan oleh BWF dalam menjaga integritas bulu tangkis, serta menghormati independensi proses yang sedang berlangsung. Asosiasi tersebut juga menyatakan bahwa mereka tidak akan memberikan komentar lebih lanjut selama proses masih berlangsung dan meminta semua pihak untuk menahan diri dari spekulasi hingga Panel Pendengaran Independen BWF mengeluarkan keputusan.

Penarikan Diri dari Turnamen

Adnan dan Indah mengundurkan diri dari Kejuaraan Dunia pada 13 Juli, sementara Jafar dan Felisha mengikuti langkah yang sama pada 29 Juli. Meskipun ada beberapa pasangan yang menarik diri, Indonesia tetap akan diwakili oleh dua pasangan ganda campuran di BWF Kejuaraan Dunia 2026, yang dipimpin oleh Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah. Selain itu, Rehan Kusharjanto dan Gloria Widjaja juga dipromosikan dari daftar cadangan untuk mewakili Indonesia.

Artikel Terkait