Jakarta: Alwi Farhan, atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia, mengungkapkan kesiapannya untuk tampil perdana di Asian Games 2026. Dia menekankan bahwa persiapan teknis dan nonteknis telah dilakukan secara intensif untuk mencapai hasil terbaik.
“Alhamdulillah sejauh ini persiapannya cukup bagus,” ujar Alwi saat berbincang pada Rabu (2/9). Pria berusia 21 tahun ini menyatakan bahwa fokus utama menjelang kejuaraan olahraga terbesar di Asia ini adalah mempersiapkan mental, fisik, dan pola pikir yang optimal. Dia menilai bahwa status turnamen ini sebagai acara besar membuat persaingan terasa sangat penting.
Target Medali Emas
“Semuanya sakral bagi saya dan bagi semuanya, karena kita sangat amat berambisi untuk mencapai target. Saya selalu nge-push diri saya to the limit setiap harinya,” jelas Alwi. Mengenai target, dia menyebut bahwa tim bulu tangkis Indonesia menargetkan medali emas pada nomor beregu putra. Untuk nomor perorangan, Alwi berharap dapat meraih medali.
Persaingan yang Ketat
Alwi juga membahas peta kekuatan di sektor tunggal putra, di mana ia menilai persaingan saat ini sangat merata. Setiap atlet memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kemenangan. “Di sektor ini semuanya bisa memberikan kejutan, baik yang di atas maupun di bawah. Jadi tidak menutup kemungkinan siapa pun bisa meraih gelar juara kalau dari dirinya sendiri memang siap dan matang dari segi mental,” tuturnya.
Menjelang debutnya di Asian Games, Alwi bertekad untuk melampaui batas kemampuannya. Saat ini, ia menduduki peringkat 11 dunia BWF dan percaya bahwa ajang multievent ini adalah kesempatan istimewa yang memerlukan persiapan yang matang, baik dari segi kerja keras maupun doa. “Di multi-event ini tidak sembarang orang yang dipilih oleh Tuhan untuk bisa menjadi seorang juara. Selagi masih ada waktu, saya berdoa dan berusaha untuk bisa mendapatkan hasil terbaik,” ungkap Alwi.
Dia juga meminta dukungan serta doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar tim bulu tangkis Merah Putih dapat tampil dengan maksimal dan membawa pulang medali emas. “Mohon doa dan dukungannya,” tutup Alwi.