Logo
Raket

An Se Young dan Alex Lanier Ciptakan Sejarah di Denmark Open 2026

An Se Young dan Alex Lanier berhasil menorehkan prestasi gemilang di Denmark Open 2026, dengan An meraih gelar tunggal putri ke-47 dan Lanier menjadi juara tunggal putra pertama dari Prancis dalam tur...

D
Dyah Entenopo
21 October 2026 22 pembaca
An Se Young-Alex Lanier/[Foto: AFP]
An Se Young-Alex Lanier/[Foto: AFP]

Odense, Denmark: An Se Young dan Alex Lanier mencatatkan sejarah baru dalam dunia bulu tangkis di Denmark Open 2026. Pemain Korea yang menduduki peringkat 1 dunia, An Se Young, berhasil meraih gelar tunggal putri dengan mencetak rekor baru, sementara Lanier menjadi pemain tunggal putra pertama dari Prancis yang memenangkan turnamen ini.

An Se Young sukses mempertahankan gelar juara Denmark Open setelah melalui pertarungan sengit selama 79 menit melawan Akane Yamaguchi dari Jepang. Meskipun sempat tertinggal di gim pertama, An berhasil bangkit dan memenangkan pertandingan dengan skor 21-23, 21-14, 21-18. Di final tunggal putra, Alex Lanier mengalahkan favorit tuan rumah, Anders Antonsen, dengan skor 21-15, 13-21, 21-13, menandai pekan yang bersejarah bagi bulu tangkis Prancis.

An Se Young Raih Gelar Internasional ke-47

Kemenangan An atas Yamaguchi menjadi gelar internasional ke-47 dalam kariernya, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti, yang memiliki 46 gelar. Prestasi ini menambah pencapaian penting bagi An, yang juga berhasil mempertahankan gelar Denmark Open yang pertama kali diraihnya pada tahun 2025.

Yamaguchi memulai pertandingan dengan baik, memenangkan gim pembuka dengan skor 23-21. Namun, An membalas di gim kedua dengan skor 21-14, memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentu. Di gim ketiga, Yamaguchi sempat unggul 11-5, tetapi An berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak 11 poin beruntun, mengakhiri pertandingan dengan skor 21-18. Dengan kemenangan ini, rekor An Se Young melawan Yamaguchi kini menjadi 24 kemenangan dari 39 pertemuan, serta memperpanjang rentetan kemenangannya atas pemain Jepang tersebut menjadi 10 pertandingan. Rekor tahun 2026 pun meningkat menjadi 61 kemenangan dan hanya satu kekalahan.

Alex Lanier, Juara Tunggal Putra Pertama dari Prancis

Di sisi lain, Alex Lanier juga menciptakan sejarah pada hari yang sama, menjadi pemain tunggal putra Prancis pertama yang memenangkan Denmark Open sejak turnamen ini dimulai pada tahun 1936. Juara dunia bertahan ini berhasil mengalahkan Anders Antonsen dalam final yang berlangsung selama 76 menit. Lanier meraih kemenangan di gim pertama dengan skor 21-15, tetapi Antonsen membalas di gim kedua dengan skor 21-13.

Di gim penentu, Lanier kembali menunjukkan dominasi, meraih kemenangan dengan skor 21-13. Gelar Denmark Open Super 750 ini menambah koleksi prestasi besar dalam kariernya yang terus berkembang.

Artikel Terkait