Logo
Raket

An Se Young Hadapi Tantangan Berat Menuju Semifinal Japan Open 2026

An Se Young, pebulutangkis Korea Selatan yang menduduki peringkat satu dunia, akan menghadapi lawan-lawan tangguh di Japan Open 2026, termasuk kemungkinan pertemuan dengan Chen Yufei di semifinal.

D
Dyah Entenopo
11 July 2026 26 pembaca
An Se Young-Chen Yufei/[Foto:AP]
An Se Young-Chen Yufei/[Foto:AP]

An Se Young, ratu bulu tangkis asal Korea Selatan yang saat ini berada di peringkat satu dunia, menghadapi undian yang cukup menantang menjelang turnamen pertamanya di paruh kedua musim ini. Dalam kompetisi ini, ia harus berhadapan dengan sejumlah lawan kuat dari Tiongkok dan Jepang. Di semifinal, An Se Young diperkirakan akan kembali bertemu dengan Chen Yufei dari Tiongkok, yang merupakan pebulutangkis peringkat empat dunia dan telah menunjukkan performa yang mengesankan saat melawan An.

Turnamen BWF World Tour Japan Open 2026 (Super 750) akan berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium mulai tanggal 14. Japan Open 2026 adalah salah satu dari enam turnamen Super 750 yang diselenggarakan tahun ini, bersamaan dengan India Open, Singapore Open, China Masters, Denmark Open, dan France Open. Sesuai dengan regulasi BWF, semua pemain yang berada di peringkat 1 hingga 15 dunia diwajibkan untuk berpartisipasi dalam kompetisi tunggal, kecuali jika mereka mengalami cedera.

Ambisi Kemenangan Beruntun

An Se Young bertekad untuk meraih 'kemenangan beruntun' dalam dua turnamen berturut-turut, dimulai dari Japan Open dan dilanjutkan ke China Open (Super 1000) yang akan diadakan di Changzhou, China, mulai tanggal 21. Ia berhasil meraih gelar juara di Japan Open pada tahun 2023. Meskipun tidak berpartisipasi di musim 2024 karena cedera, ia berhasil merebut kembali gelar tersebut tahun lalu setelah mengalahkan Riko Gunji dari Jepang yang berada di peringkat 18 dunia, serta Wang Zhiyi dari Tiongkok yang merupakan pebulutangkis peringkat dua dunia di semifinal dan final.

An Se Young, yang telah mempertahankan posisi peringkat satu dunia selama 91 minggu berturut-turut, juga menjadi unggulan teratas dalam Japan Open kali ini. Meskipun statusnya sebagai pemain nomor satu dunia membuatnya diharapkan untuk memenangkan setiap pertandingan, undiannya kali ini tidak terlalu menguntungkan. Ia diperkirakan akan bertemu dengan pemain-pemain dari Tiongkok dan Jepang yang berusaha mengejar posisinya di nomor tunggal putri sepanjang turnamen.

Jalur Menuju Semifinal yang Menantang

Menurut undian tunggal putri Japan Open yang dirilis oleh BWF pada tanggal 7, An Se Young akan memulai pertandingan pertamanya melawan Hana Akachi dari Jepang, yang berada di peringkat 22 dunia dan merupakan peringkat ketiga di Thailand Open (Super 500) pada bulan Mei lalu. Jika ia berhasil lolos ke Babak 16 Besar, ia akan bersaing untuk mendapatkan tempat di perempat final melawan pemenang pertandingan antara Han Chenxi (peringkat 33 dunia), yang merupakan pemenang German Open (Super 300) pada bulan Februari lalu, dan Nozomi Okuhara (peringkat 11 dunia), peraih medali perunggu Olimpiade Rio 2016.

Perempat final diprediksi akan menjadi tantangan berat, terlepas dari siapa lawannya. An Se Young kemungkinan besar akan menghadapi Han Yue dari Tiongkok yang berada di peringkat lima dunia, serta Tomoka Miyazaki dari Jepang yang merupakan bintang yang sedang naik daun dan berada di peringkat sembilan dunia, serta Pusarla Sindhu (peringkat 10 dunia) yang telah meraih dua medali Olimpiade. Dengan kondisi ini, bisa dikatakan bahwa An Se Young mendapatkan undian perempat final yang cukup sulit.

Di sisi lain, Chen Yufei, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, tampaknya memiliki jalan yang lebih mudah menuju semifinal dibandingkan An Se Young. Kemungkinan besar, ia akan bersaing dengan An untuk memperebutkan tempat di final tanpa banyak perlawanan yang berarti.

Artikel Terkait