Andakara Prastawa, pemain bintang dari Pelita Jaya Jakarta, menunjukkan keyakinannya untuk menembus final IBL setelah timnya mengalahkan Dewa United Banten dalam pertandingan ketiga semifinal. Kemenangan ini membuat Pelita Jaya unggul 2-1 dalam seri best of five di semifinal IBL GoPay 2026, setelah meraih kemenangan dengan skor tipis 84-83.
Prastawa mengungkapkan, "Pastinya senang, tetapi masih ada Game 4 yang harus kami menangkan untuk melaju ke babak Final. Saya yakin kami bisa memenangkan pertandingan tersebut untuk merebut tiket ke Final lagi." Kemenangan ini menjadi penting bagi Pelita Jaya, sementara Dewa United kini berada dalam posisi tertekan setelah tertinggal dalam seri.
Dewa United Berharap pada Game 4
Dewa United memasuki pertandingan dengan tekanan yang cukup besar, mengingat mereka belum pernah menang melawan Pelita Jaya di empat laga sebelumnya yang berlangsung di kandang sendiri sejak 2024. Tim ini berharap Game 3 bisa menjadi momentum kebangkitan mereka. Untuk mendukung semangat, Dewa United bahkan menyiapkan kaos khusus untuk penonton dengan tulisan "Defend The Crown".
Di babak pertama, para pendukung Dewa United sempat merasa lega karena tim mereka unggul tipis 49-48. Namun, kekhawatiran muncul ketika Pelita Jaya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 63-63 di akhir kuarter ketiga. Memasuki kuarter keempat, kedua tim saling berusaha untuk meraih kemenangan, dengan Troy Gillenwater dari Dewa United mencetak tiga angka yang membawa tim tuan rumah unggul 76-72.
Drama Menegangkan di Akhir Pertandingan
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, karena Pelita Jaya membalas dengan dua tembakan tiga angka berturut-turut dari Perrin Buford dan Andakara Prastawa. Ketegangan meningkat ketika skor menjadi imbang 80-80 dengan waktu tersisa satu setengah menit. Pelita Jaya akhirnya mampu memimpin dengan empat poin (84-80) melalui Jeffree Withey dan Vincent Kosasih.
Dewa United memiliki kesempatan untuk membawa pertandingan ke overtime, tetapi setelah Troy Gillenwater melakukan dua free throw, Hardianus gagal memanfaatkan dua kesempatan free throw yang dimilikinya. Pada akhirnya, Dewa United harus menerima kekalahan dengan selisih satu poin (83-84).
Dalam pertandingan ini, Prastawa, Buford, dan Darious Moten masing-masing mencetak 19 poin, sementara Jeffree Withey menyumbang 15 poin untuk Pelita Jaya. Pelita Jaya juga unggul dalam poin di area cat dengan perbandingan 40-30. Di sisi lain, Gillenwater menjadi pencetak terbanyak untuk Dewa United dengan 27 poin, diikuti oleh Joshua Ibarra dengan 20 poin, Donell Cooper II 14 poin, dan Dio Tirta Saputra 12 poin.
Kekalahan ini memaksa Dewa United untuk menghadapi laga do-or-die pada hari Sabtu (13/6) mendatang. Sementara itu, Pelita Jaya hanya membutuhkan satu kemenangan lagi (2-1) untuk mendapatkan tiket ke final IBL GoPay 2026. Jika Dewa United kalah, pertandingan penentuan akan berlangsung di PJ Arena pada hari Senin (15/6).