Andy Ruiz Jr tidak ingin menyerah pada impiannya untuk kembali menjadi juara dunia kelas berat. Mantan juara dunia tersebut menyatakan bahwa dirinya telah mengalami perubahan dan siap untuk membangun kembali kariernya setelah periode yang panjang dengan aktivitas yang minim.
Puncak karier Ruiz terjadi pada Juni 2019 ketika ia secara mengejutkan mengalahkan Anthony Joshua. Dalam pertarungan itu, Ruiz berhasil menjatuhkan Joshua sebanyak empat kali sebelum pertarungan dihentikan pada ronde ketujuh. Kemenangan tersebut membuatnya meraih gelar WBA, IBF, dan WBO. Namun, kejayaan tersebut tidak bertahan lama, karena Joshua berhasil merebut kembali gelarnya pada pertandingan ulang di bulan Desember 2019.
Setelah kekalahan itu, perjalanan karier Ruiz menjadi tidak stabil. Ia berhasil meraih kemenangan atas Chris Arreola dan Luis Ortiz, tetapi kemudian hanya mampu bermain imbang melawan Jarrell Miller pada Agustus 2024. Pertarungan melawan Miller merupakan laga terakhirnya sebelum ia kembali bertanding melawan Damian Knyba pada 4 September 2026.
Keinginan untuk Kembali ke Puncak
Sebelum bertanding melawan Knyba, Ruiz mengakui bahwa ia pernah kehilangan gelar karena kurangnya disiplin. Ia mengklaim bahwa saat ini dirinya telah lebih berdedikasi dan ingin membuktikan bahwa ia masih layak menjadi juara dunia. "Saya pernah memiliki semua gelar dan kehilangan semuanya karena tidak disiplin. Sekarang saya sudah lebih disiplin, berdedikasi dan lapar, saya ingin merebut kembali gelar tersebut," ungkap Ruiz.
Selain untuk dirinya sendiri, Ruiz juga menyatakan bahwa keinginannya untuk kembali ke puncak adalah untuk keluarga dan para penggemarnya. "Saya ingin membuktikan kepada diri sendiri, keluarga dan para penggemar bahwa saya mampu menjadi juara lagi. Saya harus kembali menaiki tangga dari awal," tambahnya.
Tantangan Berat di Pertarungan Terakhir
Sayangnya, rencana comeback Ruiz langsung menghadapi ujian yang berat. Dalam pertarungan melawan Knyba di Prudential Center, Newark, ia kesulitan menghadapi keunggulan tinggi dan jangkauan petinju asal Polandia tersebut. Knyba bahkan berhasil menjatuhkan Ruiz pada ronde ketujuh dan akhirnya menang melalui keputusan mutlak dengan skor 117-110, 114-113, dan 114-113.
Kekalahan ini membuat rekor Ruiz menjadi 35 kemenangan, tiga kekalahan, dan satu hasil imbang. Meskipun hasil tersebut menjadi pukulan serius bagi rencana comeback-nya, Ruiz masih menunjukkan keinginan untuk melanjutkan kariernya. Dengan usia yang mendekati 37 tahun dan aktivitas yang terbatas dalam beberapa tahun terakhir, kini ada pertanyaan besar mengenai apakah Ruiz masih mampu membangun kembali perjalanan menuju perebutan gelar dunia.