Logo
Olahraga Lain

Conor Benn Siap Tantang Ryan Garcia di Pertarungan Kelas Welter

Ryan Garcia akan melakukan pertahanan pertama gelar WBC kelas welter melawan Conor Benn di T Mobile Arena, Las Vegas, dengan kedua petinju memiliki gaya bertarung yang berbeda.

D
Dharma Kusuma
10 September 2026 8 pembaca
Ryan Garcia dan Conor Benn
Ryan Garcia dan Conor Benn

Ryan Garcia bersiap untuk menghadapi Conor Benn dalam pertarungan yang akan menjadi pertahanan pertama gelarnya di kelas welter WBC. Pertandingan ini akan berlangsung di T Mobile Arena, Las Vegas, dan menarik perhatian banyak penggemar tinju karena perbedaan gaya bertarung antara kedua petinju.

Garcia memasuki laga ini dengan kepercayaan diri setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Mario Barrios pada bulan Februari. Dalam pertarungan tersebut, Garcia menunjukkan kemampuannya dengan menjatuhkan Barrios di ronde pertama dan akhirnya memenangkan pertarungan dengan keputusan mutlak. Penampilan tersebut menjadi salah satu yang terbaik dalam kariernya, terutama setelah melewati masa sulit. Kini, petinju yang dijuluki "King Ry" tersebut bertekad untuk mempertahankan sabuk WBC yang diraihnya dari Barrios.

Kontra Tantangan Kembali ke Kelas Welter

Di sisi lain, Conor Benn menghadapi tantangan besar karena ini adalah pertarungan pertamanya di kelas welter setelah lebih dari empat tahun. Petinju asal Inggris ini telah menyatakan bahwa pertarungan melawan Garcia akan menjadi penampilan terakhirnya di batas 147 pound. Proses penurunan berat badan menjadi perhatian utama, dan Benn mengakui bahwa hal ini sangat sulit, sehingga menimbulkan keraguan mengenai kondisi fisiknya saat memasuki ring.

Strategi untuk Menghadapi Garcia

Meskipun ada tantangan, Teddy Atlas berpendapat bahwa Benn masih memiliki keunggulan yang dapat menyulitkan Garcia. Dalam podcast The Fight with Teddy Atlas, ia menekankan bahwa kekuatan fisik dan agresivitas Benn bisa menjadi faktor penentu jika dimanfaatkan dengan baik. Atlas menyadari bahwa Benn mungkin tidak dapat mengulangi performa terbaiknya seperti saat melawan Chris Eubank Jr., namun ia percaya Benn perlu menemukan level terbaiknya untuk menghadapi Garcia.

Atlas menegaskan bahwa Benn harus menghindari pertarungan dari jarak jauh. Jika pertarungan berlangsung terlalu banyak dengan pertukaran pukulan dari luar, keunggulan Garcia sebagai petinju dengan kemampuan counterpunching bisa menjadi masalah besar. “Dia harus masuk ke jarak dekat. Dia tidak akan memenangkan pertarungan dari luar. Dia harus melewati situasi berbahaya tanpa terkena serangan balik dari hook kiri atau pukulan kanan Garcia, karena Garcia bisa menyakiti lawannya dan merupakan petinju counter yang bagus,” ujar Atlas.

Atlas juga menekankan pentingnya Benn untuk bekerja dari jarak dekat tanpa membiarkan Garcia mengunci pergerakannya. Ia perlu menjaga kedua tangannya bebas, menggunakan gerakan kaki, serta melakukan langkah pendek untuk menciptakan ruang menyerang. “Jika dia bisa melakukan itu dan tidak terus terikat dalam clinch, masuk ke jarak dekat dan tetap bekerja, menjaga tangannya bebas serta menggunakan kakinya, saya pikir dia bisa memenangkan pertarungan,” lanjut Atlas.

Atlas tidak menutup kemungkinan Benn bisa mengejutkan banyak orang. Meskipun Garcia diunggulkan, analis ini memberikan peluang besar bagi Benn untuk meraih kemenangan sebagai underdog. Prediksi ini akan segera teruji saat Ryan Garcia dan Conor Benn bertarung di T Mobile Arena. Bagi Garcia, kemenangan akan mengukuhkan statusnya sebagai salah satu bintang utama di kelas welter, sementara bagi Benn, kemenangan atas Garcia bisa menjadi pencapaian terbesar sekaligus penutup perjalanan kariernya di kelas 147 pound.

Artikel Terkait