Andy Ruiz Jr, mantan juara dunia kelas berat, kini resmi menjadi bagian dari Matchroom Boxing setelah menandatangani kontrak yang berdurasi beberapa tahun. Pengumuman ini dilakukan oleh promotor asal Inggris pada Rabu (8/7) sebagai upaya untuk mengembalikan karier petinju asal Amerika Serikat yang memiliki darah Meksiko tersebut.
Ruiz mencatatkan namanya dalam sejarah tinju ketika berhasil mengalahkan Anthony Joshua pada bulan Juni 2019. Kemenangan tersebut membuatnya meraih gelar juara dunia kelas berat terpadu dan menjadi petinju Amerika Serikat berdarah Meksiko pertama yang mendapatkan gelar tersebut. Namun, masa kejayaannya tidak bertahan lama. Dalam laga ulang yang diadakan pada bulan Desember 2019, Ruiz harus mengakui keunggulan Joshua dan kehilangan semua sabuk juara yang baru saja diraihnya.
Sejak meraih kemenangan besar atas Joshua, aktivitas Ruiz di ring tinju terbilang minim. Petinju berusia 36 tahun ini hanya bertanding sebanyak empat kali dalam tujuh tahun terakhir. Setelah kekalahan dari Joshua, ia berhasil bangkit dengan meraih kemenangan melawan Chris Arreola dan Luis Ortiz. Pertandingan terakhirnya berlangsung pada bulan Agustus 2024, di mana ia bermain imbang mayoritas melawan Jarrell Miller.
Tekad untuk Memulai Babak Baru
Dengan bergabungnya ke Matchroom Boxing, Ruiz bertekad untuk memulai babak baru dalam kariernya. Dalam sebuah video yang diunggah oleh promotor di media sosial, ia menyatakan bahwa pengalaman kehilangan gelar juara merupakan pelajaran berharga yang membentuk mentalitasnya saat ini. "Saat Anda pernah memiliki segalanya lalu kehilangan semuanya, Anda akan melakukan apa pun untuk mendapatkannya kembali. Karena itu saya siap menghadapi siapa pun di kelas berat. Saya harus hancur terlebih dahulu agar bisa bangkit kembali," ungkap Ruiz.
Andy Ruiz merasa bahwa saat ini ia berada dalam kondisi mental dan fisik yang jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Ia juga mengungkapkan motivasi yang besar untuk kembali bersaing di level tertinggi. Dengan rekor 35 kemenangan, dua kekalahan, satu hasil imbang, dan 22 kemenangan knockout, ia percaya bahwa dirinya masih mampu bersaing dengan petinju-petinju elite kelas berat saat ini. "Saya merasa sekarang lebih kuat secara mental maupun fisik, dan saya lebih lapar akan kemenangan. Saya lebih baik daripada banyak petinju kelas berat yang ada saat ini. Semua sabuk juara yang dimiliki para petinju sekarang ingin saya rebut kembali. Semua pengalaman yang saya lalui membuat saya semakin termotivasi," tambahnya.
Kesempatan untuk Kembali Mencetak Sejarah
Ruiz juga menegaskan ambisinya untuk kembali mencetak sejarah di divisi kelas berat. Peluang tersebut terbuka setelah peta persaingan kelas berat berubah dalam beberapa bulan terakhir. Tiga dari empat gelar juara dunia kini dalam status lowong setelah Oleksandr Usyk secara sukarela melepaskan sabuk-sabuk juaranya bulan lalu.
Matchroom Boxing belum mengumumkan siapa lawan pertama Ruiz setelah bergabung, namun promotor tersebut memastikan bahwa rincian mengenai pertandingan comeback Ruiz akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Dengan bergabungnya Andy Ruiz ke Matchroom, ia berharap dapat kembali bersaing dalam perebutan gelar dan membangun kembali kariernya di divisi kelas berat.