Logo
Olahraga Lain

Anthony Joshua Tanggapi Skeptisisme Publik Usai Pertarungan Dramatis di Jeddah

Anthony Joshua memberikan jawaban atas keraguan mengenai ketahanan pukulannya setelah berhasil bangkit dari dua knockdown untuk mengalahkan Kristian Prenga di ronde kedua.

A
Anggun Ratnasari
28 July 2026 4 pembaca
Anthony Joshua
Anthony Joshua

Anthony Joshua merespons keraguan yang muncul mengenai ketahanan pukulannya setelah ia berhasil bangkit dari dua knockdown sebelum mengalahkan Kristian Prenga pada ronde kedua. Pertarungan yang awalnya diperkirakan sebagai pemanasan menjelang duel melawan Tyson Fury ternyata berlangsung lebih sulit dari yang diperkirakan. Joshua sempat terkejut oleh pukulan keras Prenga hanya beberapa detik setelah bel ronde pertama berbunyi, bahkan ia terjatuh lagi sebelum ronde tersebut berakhir.

Meski dalam tekanan, petinju asal Inggris ini mampu membalikkan keadaan di ronde kedua. Joshua mulai menguasai jalannya pertarungan, menjatuhkan Prenga, dan akhirnya memastikan kemenangan melalui knockout. Penampilannya tersebut memicu perdebatan di kalangan penggemar dan pengamat tinju, dengan banyak yang mempertanyakan apakah kemampuan Joshua dalam menyerap pukulan telah menurun dibandingkan beberapa tahun yang lalu.

Pembuktian Ketangguhan

Menanggapi keraguan tersebut, Joshua menganggap kebangkitannya sebagai bukti bahwa ia masih memiliki ketangguhan sebagai petinju. "Saya bisa bangkit lagi. Semua itu terjadi sekitar 20 detik pertama ronde satu. Saya kembali berdiri, menerima pukulan, melewati masa sulit, lalu membalas pada ronde kedua. Bagi saya, itu bukan hanya soal keberanian, tetapi juga ketahanan. Ketahanan adalah gabungan mental, fisik, dan semangat bertarung. Menang tidak ditentukan oleh satu faktor saja," ungkap Joshua.

Prenga, Lawan yang Berbahaya

Joshua juga menekankan bahwa Prenga bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Sebelum pertarungan ini, petinju asal Albania tersebut memiliki rekor 20 kemenangan dengan knockout, sehingga pukulannya patut diwaspadai. "Dia petinju yang kuat dan memiliki pukulan berbahaya. Uppercut yang dia lepaskan memang sangat bagus. Tinju bukan olahraga yang selalu terlihat indah. Saya sudah tahu pertarungan seperti ini akan berat karena saya menghadapi petinju yang benar-benar ingin menang," jelasnya.

Anthony Joshua bahkan menilai pertanyaan tentang ketahanan pukulannya kurang tepat, mengingat ia keluar sebagai pemenang. "Dia mendaratkan pukulan bagus, lalu apa? Saya bangkit, menerima beberapa pukulan lagi, terus bertarung sampai giliran saya membalas. Pada akhirnya saya yang menang. Kalau ingin membahas daya tahan pukulan, seharusnya tanyakan kepada dia, bukan kepada saya. Saya duduk di sini sebagai pemenang," tegas Joshua.

Kemenangan ini semakin membuka jalan bagi duel yang telah lama dinantikan melawan Tyson Fury. Fury juga berhasil melewati laga pemanasannya dengan menghentikan Mariusz Wach, sehingga negosiasi untuk pertarungan antara dua mantan juara dunia kelas berat Inggris tersebut diperkirakan akan segera memasuki tahap akhir.

Artikel Terkait