Aprilia kini berada dalam posisi yang menantang dalam persaingan untuk meraih gelar juara MotoGP 2026. CEO Massimo Rivola menekankan pentingnya seluruh tim untuk mengatasi konflik internal antara Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura agar dapat bersatu menghadapi ancaman dari Marc Marquez.
Meski Aprilia memiliki peluang yang cukup baik untuk merebut gelar juara dunia MotoGP 2026, Rivola mengingatkan bahwa peluang itu bisa sirna jika perselisihan di dalam tim tidak segera diselesaikan. Hingga jeda musim panas, Jorge Martin memimpin klasemen dengan 208 poin, hanya unggul 14 poin dari rekan satu timnya, Ai Ogura, sementara Marc Marquez berada di posisi ketiga dengan selisih 18 poin dari Martin. Marco Bezzecchi juga masih bersaing dengan 186 poin, menunjukkan bahwa Aprilia memiliki tiga pembalap yang secara matematis dapat menghalangi Marquez dalam perburuan gelar.
Situasi Internal yang Mengkhawatirkan
Namun, kondisi internal di tim Aprilia menjadi perhatian serius. Menurut laporan dari Motorsport.com Italia, suasana di garasi Aprilia mulai tidak kondusif. Diketahui bahwa Martin dan Bezzecchi tidak lagi berkomunikasi setelah insiden yang terjadi di MotoGP Hungaria. Hal ini menjadi semakin mengkhawatirkan mengingat performa Bezzecchi mengalami penurunan drastis dalam beberapa balapan terakhir. Setelah sempat unggul 102 poin atas Marquez setelah seri ketujuh, Bezzecchi hanya mampu mengumpulkan 13 poin dalam periode selanjutnya.
Serangkaian kecelakaan juga memperburuk situasi Bezzecchi. Ia terlibat insiden dengan Martin di Balaton Park, dan kembali mengalami kecelakaan pada Sprint MotoGP Ceko, balapan di Belanda, serta sesi kualifikasi di Jerman. Rivola kini berharap agar Martin, Bezzecchi, dan Ogura dapat mengesampingkan kepentingan pribadi dan saling berbagi data setelah jeda musim panas.
Kondisi Fisik Pembalap dan Tantangan ke Depan
Bagi Aprilia, kekompakan tim sangat krusial, terutama karena Marc Marquez mulai menunjukkan performa terbaiknya kembali. Pembalap Ducati tersebut memasuki paruh kedua musim dengan momentum yang kuat setelah sebelumnya mengalami cedera bahu. Aprilia juga menghadapi tantangan terkait kebugaran, di mana Martin belum sepenuhnya pulih dari masalah fisik yang dialaminya, sementara Bezzecchi baru saja menjalani pemulihan setelah mengalami patah tulang selangka kiri saat kualifikasi MotoGP Jerman.
Bezzecchi ditargetkan untuk kembali berlaga pada MotoGP Inggris di Silverstone, yang dijadwalkan berlangsung dari 7 hingga 9 Agustus 2026, namun ia harus melewati pemeriksaan kebugaran terlebih dahulu. Dengan tiga pembalap yang masih bersaing, Aprilia sebenarnya memiliki keunggulan jumlah. Namun, jika konflik internal terus berlanjut, keuntungan tersebut bisa berbalik menjadi bumerang dan memberikan kesempatan bagi Marquez untuk kembali menduduki puncak klasemen.