Arctic Open akan menjadi salah satu bagian dari BWF World Tour yang akan berlangsung dari tahun 2027 hingga 2030. Pengumuman ini disampaikan oleh BWF yang bersama dengan Infront, menyatakan bahwa olahraga bulu tangkis memasuki fase transformasi yang signifikan. BWF dan Infront berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan global dan menciptakan olahraga yang relevan bagi generasi mendatang.
Perubahan besar akan dilakukan oleh BWF, mencakup aspek struktur kompetisi, aktivitas komersial, serta pengalaman bagi pemain dan penggemar. Salah satu perubahan yang mencolok adalah peningkatan jumlah pertandingan bulu tangkis yang akan disiarkan di televisi, serta total hadiah tahunan yang diperkirakan mencapai US$26,9 juta.
Dampak Kebijakan BWF terhadap Arctic Open
Peter von Bruun, Presiden Badminton Management, memberikan tanggapan mengenai dampak kebijakan BWF terhadap Arctic Open. Ia menyatakan, “BWF telah menghabiskan beberapa tahun terakhir untuk mengembangkan ajang World Tour guna memastikan bulu tangkis tetap kompetitif di antara olahraga global. Reformasi ini disambut baik, tetapi juga memberikan tuntutan signifikan pada penyelenggara. Kami memperkirakan anggaran acara Arctic akan meningkat lebih dari 200.000 euro mulai tahun 2027. Namun, acara-acara tersebut akan menjadi lebih mengesankan, yang seharusnya memenuhi harapan para penggemar olahraga Finlandia yang menuntut.”
Arctic Open sebelumnya telah menjadi bagian dari BWF World Tour, dan Finlandia akan tetap menjadi salah satu negara tuan rumah dalam tur yang diperbarui ini. Perubahan yang dilakukan oleh BWF juga akan terlihat di Arctic, dengan hadiah uang turnamen yang meningkat menjadi 560.000 dolar dari sebelumnya 500.000 dolar. Selain itu, acara yang berlangsung di Energia Arena akan mendapatkan liputan televisi yang lebih baik.
Peluang dan Tantangan untuk Bulu Tangkis Finlandia
Peter von Bruun juga menambahkan, “Kami melihat Arctic Open sebagai cara terpenting untuk mempertahankan operasional dan sumber daya federasi kami di masa depan, terutama karena subsidi negara cenderung menurun. Bulu tangkis berkembang pesat di Asia, dan kami percaya bahwa visibilitas yang kuat yang diterima Arctic dalam siaran TV Asia menawarkan peluang yang sangat baik untuk membangun kemitraan yang berharga di sekitar acara tersebut. Tiga turnamen pertama (2023–2025) telah menunjukkan bahwa acara tersebut dapat diselenggarakan secara menguntungkan, berkat semangat sukarelawan yang sangat kuat dalam komunitas bulu tangkis.”
Mulai tahun 2027 dan seterusnya, akan ada 36 turnamen dalam struktur enam tingkat. Arctic Open akan kembali menjadi turnamen Super 500, bersama dengan turnamen di Australia, Jerman, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, dan Thailand.