Girona - Arsenal belum pernah mencatatkan sejarah mempertahankan gelar juara Premier League. Apakah The Gunners dapat mengakhiri "kutukan" ini pada musim depan? Arsenal berhasil mengakhiri penantian gelar selama 22 tahun dengan menjadi juara Liga Inggris pada musim 2025/2026, meraih gelar liga ke-14 dalam sejarah klub, serta yang keempat di era Premier League.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa nama Arsenal tetap menjadi ancaman bagi lawan-lawan mereka, terutama di bawah kepemimpinan Mikel Arteta. Oleh karena itu, wajar jika Arsenal kembali diunggulkan sebagai calon juara di musim mendatang.
Persaingan yang Semakin Ketat
Dengan sejumlah rival seperti Liverpool, Chelsea, dan Manchester City yang baru saja mengganti manajer, Arsenal memiliki peluang untuk memanfaatkan situasi tersebut. Di sisi lain, Michael Carrick juga harus membuktikan kemampuannya sebagai manajer permanen Manchester United.
Di bursa transfer, Arsenal terus memperkuat timnya, termasuk kemungkinan transfer Bruno Guimaraes. Namun, ada satu catatan yang harus diatasi oleh Arsenal di musim 2026/2027, yaitu sejarah buruk dalam mempertahankan gelar juara.
Sejarah yang Harus Dipatahkan
Dalam sejarah Premier League, Arsenal belum pernah mampu mempertahankan gelar juara. Hal ini terjadi pada musim 1998, 2002, dan 2004. Di musim 1998/1999 dan 2002/2003, Arsenal harus puas berada di posisi kedua di bawah Manchester United. Terakhir, pada musim 2004/2005, mereka harus mengakui keunggulan Chelsea.
Meski tantangan ini cukup berat, para pemain Arsenal tetap optimis. "Saya rasa kami bisa (mempertahankan gelar juara), atau seharusnya kami bisa lebih jauh," ungkap penyerang Arsenal, Kai Havertz. "Anda lihat tim lain juga lebih kuat, jadi kami harus bisa naik level lagi. Saya rasa itulah tugas kami semua di sini, kami dilatih untuk itu. Kami ingin tancap gas sejak awal musim dan mencapai target kami lagi musim ini."