Jakarta - Muhammad Bassam Raihan dan Arya Danu Susilo, dua atlet taekwondo asal Indonesia, tengah mempersiapkan diri untuk meraih hasil optimal di Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026. Turnamen ini menjadi ajang penting bagi mereka untuk mengukur kesiapan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya.
Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada tanggal 1 hingga 5 Agustus. Indonesia akan mengirimkan 233 atlet, di antaranya 31 atlet dari Pelatnas Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI).
Bassam Naik Kelas dan Optimis Hadapi Tantangan Baru
Bassam kini menghadapi tantangan baru dengan berkompetisi di kelas 68 kg, setelah sebelumnya berjuang di kelas 63 kg. Meskipun masih dalam proses adaptasi, ia tetap optimis untuk bersaing dengan lawan-lawan yang ada. "Untuk ajang besok kami akan memberikan yang terbaik. Apalagi saya naik kelas 68kg dari sebelumnya 63kg, dan ini masih masa transisi. Selain itu postur tubuhnya beda (lawan), tapi saya enggak masalah mau lawan tinggi atau gimana. Saya ingin menjadi versi terbaik Bassem saja," ungkap Bassam saat ditemui di GOR POPKI Cibubur, Kamis (30/7/2026).
Arya Kembali Beraksi Setelah Cedera
Sementara itu, Arya Danu Susilo datang ke turnamen ini setelah berhasil pulih dari cedera pada lutut kanannya. Ia menyatakan bahwa ia baru menjalani latihan intensif selama sebulan terakhir. "Indonesia Open itu seperti ajang uji coba. Apalagi setelah aku pulih dari cedera. Ini seperti ujian bagi saya untuk bermain di Asian Games. Hasilnya apapun nanti saya akan melakukan yang terbaik," jelas Arya.
Arya, yang merupakan peraih medali emas SEA Games 2025, menilai bahwa persaingan di Indonesia Open akan sangat ketat. Meskipun demikian, ia siap memberikan penampilan terbaiknya setelah melakukan persiapan selama sebulan terakhir. "Persaingan mungkin datang dari Kazakhstan, Arab, dan Australia," tegasnya.
Dengan semangat dan persiapan yang matang, kedua atlet ini berharap dapat memberikan yang terbaik di ajang bergengsi tersebut.