Logo
Moto GP

Awal 2026 Diprediksi Menjadi Tantangan Berat bagi Ducati

Davide Tardozzi, petinggi Ducati, mengungkapkan bahwa awal tahun 2026 akan menjadi masa yang sulit bagi timnya, terutama setelah kehilangan dominasi di MotoGP.

A
Anggun Ratnasari
15 June 2026 9 pembaca
Davide Tardozzi akui Ducati kesulitan di awal tahun 2026. (Gambar: Sportal.it)
Davide Tardozzi akui Ducati kesulitan di awal tahun 2026. (Gambar: Sportal.it)

Dalam pernyataannya, Davide Tardozzi, seorang tokoh penting di Ducati, menyebutkan bahwa awal tahun 2026 akan menjadi tantangan besar bagi timnya. Ia mengaku tidak menduga bahwa Ducati akan kehilangan posisi dominan dan mengalami persaingan ketat dengan Aprilia Racing.

Pada awalnya, Ducati menjalani tes pramusim dengan baik, berbekal kesuksesan yang diraih tahun lalu. Tim ini berharap untuk melanjutkan prestasi mereka di tahun 2026. Namun, situasi berubah ketika Aprilia menunjukkan performa yang mengejutkan di awal musim, membuat Tardozzi merasa khawatir.

Reaksi Tardozzi terhadap Performa Aprilia

"Sejujurnya, ya (soal kagetnya Ducati dengan kebangkitan Aprilia). Karena setelah Sepang, saya sangat yakin ini akan menjadi tahun yang menyenangkan bagi kami. Bukan mimpi buruk seperti yang terjadi di beberapa balapan pertama. Namun, kita harus bertepuk tangan karena mereka (Aprilia) melakukan langkah besar antara Sepang dan Thailand, angkat topi untuk mereka," ungkap Tardozzi saat diwawancara oleh media setempat.

Meski Ducati mampu memberikan perlawanan kepada Aprilia, mereka masih menunjukkan inkonsistensi. Hal ini terlihat dari kesulitan yang dialami Marc Marquez di beberapa balapan sebelum akhirnya meraih kemenangan di GP Hungaria. Tardozzi berharap timnya segera bangkit dari keterpurukan dan dapat bersaing dengan Aprilia secara lebih kompetitif.

Harapan untuk Masa Depan

Tardozzi menambahkan bahwa timnya telah berusaha keras untuk memperbaiki performa. "Tapi kemudian kami mulai bekerja, Gigi (Dall'Igna) melakukan tugasnya dengan baik bersama para insinyur kami, dan saya pikir kami telah berhasil memangkas sedikit jarak," jelasnya. Dengan usaha yang terus dilakukan, ia optimis Ducati bisa kembali bersaing di level teratas.

Artikel Terkait