Dalam ajang tinju yang akan berlangsung di O2 Arena, London, pada 17 Oktober, Bakhodir Jalolov mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya saat ia berhadapan dengan Solomon Dacres. Pertarungan ini akan menjadi bagian dari kartu utama yang menampilkan rematch antara Daniel Dubois dan Fabio Wardley.
Jalolov, petinju asal Uzbekistan, berusaha untuk mempertahankan rekor tak terkalahkannya di level profesional. Ia memiliki catatan yang sangat mengesankan di dunia amatir, termasuk meraih dua medali emas di Olimpiade dan diakui sebagai salah satu petinju amatir terhebat di generasinya. Meskipun demikian, perjalanan karier profesionalnya tidak selalu mulus. Keputusannya untuk kembali berkompetisi di Olimpiade Paris 2024 sempat mengganggu konsistensi kariernya di dunia tinju profesional.
Peluang Jalolov untuk Menjadi Juara Olimpiade Tiga Kali
Jalolov juga membuka kemungkinan untuk berpartisipasi di Olimpiade Los Angeles 2028. Jika ia berhasil meraih medali emas di ajang tersebut, petinju berusia 32 tahun ini akan berpeluang menjadi juara Olimpiade tiga kali. Rencana ini tentu dapat memengaruhi perkembangan karier profesionalnya, namun saat ini ia berfokus untuk membangun kembali jalur kariernya dengan menghadapi Dacres.
Dacres Siap Memberikan Perlawanan
Solomon Dacres bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Meskipun ia mengalami kekalahan KO di ronde pertama dari David Adeleye pada tahun 2024, Dacres berhasil bangkit dengan meraih kemenangan mutlak atas Vladyslav Sirenko pada Juli 2025. Setelah jeda waktu yang cukup lama sejak kemenangan tersebut, Dacres kini memiliki kesempatan besar untuk mengejutkan dunia tinju dengan mengalahkan Jalolov.
Pertarungan ini menjadi salah satu yang dinantikan dalam kartu utama yang juga menampilkan pertarungan ulang antara Dubois dan Wardley. Pertemuan pertama antara keduanya pada bulan Mei lalu sangat menarik perhatian, di mana Dubois sempat terjatuh dua kali namun berhasil bangkit dan mengalahkan Wardley di ronde ke-11. Kemenangan tersebut membawa Dubois meraih gelar WBO dan menjadi juara dunia untuk kedua kalinya. Kini, Wardley berkesempatan untuk membalas kekalahannya setelah klausul rematch dalam kontrak mereka diaktifkan, dengan duel kedua dijadwalkan pada 17 Oktober mendatang, di mana Jalolov akan berhadapan dengan Dacres sebagai salah satu pertarungan pendukung utama.