Palau Blaugrana menjadi tempat berlangsungnya pertandingan EuroLeague yang penuh ketegangan pada malam Jumat, di mana Barcelona Basket berhasil mengalahkan Valencia Basket dengan skor 98-94. Pertandingan ini diwarnai dengan 12 kali kedudukan imbang dan 14 kali pergantian keunggulan, menciptakan drama yang berlanjut hingga penguasaan bola terakhir.
Kedua tim tidak mampu menjaga ritme permainan yang diinginkan secara konsisten, sehingga hasil akhir ditentukan oleh aksi individu yang krusial. Barcelona memasuki laga ini tanpa dua dari tiga *point guard* mereka, Juan Nunez dan Umoja Gibson. Justin Robinson mengambil alih peran tersebut dan menunjukkan penampilan yang sangat baik, mencetak 22 poin serta mengendalikan permainan pada momen-momen penting.
Aksi Penentu di Detik-Detik Terakhir
Dengan waktu tersisa kurang dari dua menit, Robinson berhasil mencetak tembakan tiga angka yang sulit, membawa Barcelona unggul 93-88 saat satu menit tersisa. Namun, Valencia tidak menyerah begitu saja. Armoni Brooks merespons dengan tembakan tiga angka, dan tim tamu menunjukkan pertahanan yang diperlukan untuk tetap dalam permainan.
Kesempatan untuk membalikkan keadaan sempat muncul, tetapi percobaan tembakan dari sudut lapangan oleh Dylan Osetkowski tidak berhasil. Valencia kemudian mengirim Kevin Punter ke garis lemparan bebas, di mana ia berhasil mencetak kedua tembakan bebasnya, membuat skor menjadi 95-91 untuk Barcelona dengan waktu tersisa 13,3 detik.
Sentuhan Akhir yang Menentukan
Brooks kembali mencetak angka lewat tembakan jarak jauh, memperkecil selisih menjadi satu poin. Namun, Dario Brizuela, yang lebih banyak berperan sebagai *point guard* sepanjang malam, memberikan kontribusi penting. Setelah mendapatkan pelanggaran dengan waktu tersisa 7,8 detik, Brizuela gagal dalam lemparan bebas keduanya, tetapi berhasil merebut kembali bola dan mencetak *layup* yang memastikan kemenangan bagi Barcelona.