Golden State Valkyries dan Atlanta Dream akan saling berhadapan untuk memperebutkan gelar juara dalam Gim 7 Final WNBA, yang akan berlangsung pada Sabtu (31/10) malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB. Pertandingan ini menjadi yang pertama dalam sejarah liga bola basket putri Amerika Serikat.
Atlanta Dream berhasil memaksa terjadinya pertandingan penentuan setelah mengalahkan Golden State dengan skor 80-69 dalam Gim 6 yang berlangsung di Atlanta pada Kamis (29/10). Kemenangan tersebut diraih meskipun Dream harus menghadapi perubahan lokasi dan jadwal pertandingan yang mendadak. Allisha Gray tampil sebagai bintang kemenangan dengan mencetak 23 poin, meskipun ia mengalami dislokasi pada dua jari tangan yang digunakan untuk menembak.
Performa Gray menjadi sangat penting bagi Atlanta Dream setelah sebelumnya tim ini kesulitan mencetak angka dalam dua pertandingan terakhir. Dalam lima pertandingan awal seri final, Gray hanya berhasil memasukkan 16 dari 57 tembakan, atau sekitar 28,1 persen, termasuk lima dari 26 percobaan tembakan tiga angka. Namun, di Gim 6, ia berhasil memasukkan delapan dari 12 tembakan, termasuk lima tembakan tiga angka dari tujuh percobaan, yang menyamai rekor terbaiknya di babak playoff.
Kebangkitan Atlanta Dream
Atlanta sebelumnya hanya mencetak 62 poin saat kalah di Gim 4 dan 55 poin di Gim 5. Sebaliknya, mereka mampu mencetak 79 poin di Gim 2 dan 97 poin di Gim 3 saat meraih kemenangan. Gray mengungkapkan bahwa rekan-rekannya, termasuk Angel Reese, mendorongnya untuk menunjukkan performa terbaiknya. Reese mengingatkannya sebelum pertandingan bahwa ia adalah pemain bintang yang harus bermain sesuai dengan statusnya.
"Saya merasa telah menjawab tantangan itu. Saya tahu pada Game 7 nanti saya tidak boleh mengendurkan permainan. Saya merasa masih bisa meningkatkan performa ke level yang lebih tinggi," ungkap Gray.
Optimisme Golden State Valkyries
Atlanta Dream, yang menempati unggulan keempat, menunjukkan dominasi di pertandingan keenam Final WNBA dengan akurasi tembakan keseluruhan mencapai 43,5 persen, sementara Golden State hanya 31,4 persen. Atlanta juga unggul 39-21 dalam perolehan poin dari tembakan tiga angka dan sempat memimpin dengan selisih hingga 25 poin. Reese menekankan pentingnya timnya untuk mengambil inisiatif sejak awal pertandingan penentuan.
Sementara itu, Golden State Valkyries tetap optimis menjelang pertandingan di kandang sendiri, di mana mereka telah meraih enam kemenangan dalam tujuh pertandingan playoff di San Francisco selama sebulan terakhir. Veronica Burton mengakui bahwa timnya tampil kurang baik, terutama pada kuarter pertama Gim 6, namun ia percaya Golden State mampu memperbaiki performa dan berjuang hingga akhir. Valkyries bahkan sempat memangkas ketertinggalan menjadi 69-77 dengan sisa 1 menit 15 detik sebelum tripoin kelima Gray memastikan kemenangan untuk Atlanta.
Golden State Valkyries memiliki keuntungan sebagai tuan rumah di Gim 7 setelah mengakhiri musim reguler dengan dua kemenangan lebih banyak dibandingkan Atlanta. Gabby Williams menyatakan bahwa timnya bersyukur masih memiliki kesempatan untuk merebut gelar pada musim kedua keberadaan klub tersebut. Sebelumnya, Final WNBA menggunakan format satu pertandingan pada 1997, kemudian seri terbaik dari tiga pertandingan hingga 2004, dan seri terbaik dari lima pertandingan hingga musim lalu.