Jakarta - Marco Bezzecchi, pebalap dari tim Aprilia, kini tengah berkonsentrasi pada proses pemulihan setelah mengalami kecelakaan serius di Assen. Meskipun posisinya di puncak klasemen MotoGP tergeser, Bezzecchi tidak merasa khawatir.
Dalam balapan utama MotoGP Belanda 2026, Bezzecchi terpaksa mundur setelah mengalami kecelakaan. Memulai balapan dari posisi ketiga, ia jatuh di tikungan 15 saat lomba memasuki putaran kedua. Dalam insiden tersebut, pebalap asal Italia itu terlempar dari motornya dengan kecepatan tinggi dan terguling di area gravel. Setelah kejadian itu, Bezzecchi segera dilarikan ke rumah sakit, namun ia tidak mengalami cedera serius.
Kecelakaan dan Proses Pemulihan
Bezzecchi menjelaskan tentang kecelakaan yang dialaminya, "Aku menyerang Marc (Marquez-red) untuk posisi empat dan masuk ke dalam tikungan sedikit lebih kencang daripada yang bisa ditangani motornya. Aku kehilangan kendali bagian depan motor di hampir 200 km/jam," tulisnya dalam blog Simply The Bez.
Setelah menjalani pemeriksaan awal di pusat medis, Bezzecchi merasa lega karena tidak ada cedera yang serius. "Syukurlah, tidak ada yang retak, tidak ada cedera. Aku diperbolehkan pulang pada malam itu juga," tambahnya.
Perubahan Peringkat di Klasemen
Akibat insiden tersebut, Bezzecchi kini mencatatkan nol poin dalam tiga grand prix terakhir secara berturut-turut. Sebelumnya, ia juga tidak menyelesaikan balapan di Hungaria dan terkena skors di Brno karena insiden dengan marshall di sprint race.
Dengan hasil tersebut, Bezzecchi harus merelakan posisinya di klasemen kepada rekan setimnya, Jorge Martin, yang kini berada di peringkat pertama setelah meraih podium ketiga di Assen. Martin mengumpulkan 193 poin, unggul tujuh poin dari Bezzecchi yang berada di posisi kedua.
Bezzecchi mengungkapkan, "Aku memang kehilangan puncak klasemen, tapi terus terang saja sekarang itu adalah hal terakhir yang kupikirkan. Apa yang penting adalah aku baik-baik saja, aku bisa kembali menunggangi motor, dan Aprilia masih menyudahi balapan dengan podium." Ia menambahkan bahwa meskipun hari itu berat, hasil yang diraih tim tetap memuaskan. "Sekarang waktunya fokus memulihkan diri, lalu kembali bekerja," tutup Marco Bezzecchi.