UFC 334 dijadwalkan akan diadakan pada bulan November ini. Petarung yang memiliki darah Indonesia, Bilal Hasan, akan ikut bertanding di acara tersebut. Sebelumnya, UFC telah menyelesaikan edisi 333 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada hari Minggu (25/10), di mana Alexander Volkanovski berhasil mengalahkan Movsar Evloev dengan TKO di ronde kedua, mempertahankan gelar juara kelas bulu.
Acara UFC 334 akan berlangsung di Madison Square Garden, New York, pada 14 November. Pertarungan utama akan mempertemukan Ciryl Gane melawan Josh Hokit di kelas berat, di mana Gane berusaha mempertahankan sabuk juaranya yang baru saja diraih dari Alex Pereira pada bulan Juni lalu. Di antara lima pertarungan utama yang ada, Bilal Hasan akan bertanding melawan Luis Gurule di kelas terbang. Ini akan menjadi pertarungan kedua Bilal di UFC.
Debut yang Sukses
Sebelumnya, Bilal Hasan berhasil meraih kemenangan dalam debutnya di UFC dengan mengalahkan Nilson Rojas melalui KO di ronde kedua pada event UFC Shanghai yang berlangsung pada bulan Agustus lalu. Saat ini, Bilal, yang belum pernah kalah dalam 10 pertarungan, akan menghadapi Gurule, seorang petarung asal Amerika Serikat yang memiliki rekor 11 kemenangan dan 3 kekalahan.
Target Gelar Juara
Pertarungan ini menjadi langkah penting bagi Bilal Hasan untuk mengejar gelar di kelas terbang, yang saat ini dipegang oleh Joshua Van. Bilal mengungkapkan bahwa salah satu tujuannya adalah untuk menantang Joshua Van. Ia merasa percaya diri jika harus berhadapan dengan Van. "Van, dia semakin baik di setiap pertarungan, dan menurut saya dia memang tampil bagus saat melawan petarung grappling. Dia sudah menghadapi petarung grappling dalam dua pertarungan terakhirnya," ujar Bilal Hasan dalam sebuah wawancara.
Bilal juga menambahkan, "Menurut saya, kalau dia akan bertarung melawan Manel Manel, itu akan jadi pertarungan yang sedikit lebih sulit. Tapi saya sudah bilang ini; saya hanya merasa melawan Joshua Van, itu sama sekali bukan pertarungan yang mudah bagi saya. Saya hanya merasa dari segi gaya bertarung, ini adalah pertarungan yang sulit baginya, dan tampaknya itu menguntungkan saya. Jadi, itulah MMA, terkadang gaya bertarung menentukan pertarungan."