Logo
Moto GP

Brad Binder Identifikasi Kelemahan yang Mengganggu Performa di MotoGP

Brad Binder menunjukkan kemampuannya untuk kembali bersaing dalam balapan, namun hasil di MotoGP Jerman 2026 mengungkapkan kelemahan yang telah lama menghambat kinerjanya.

E
Elvira Adhitama
15 July 2026 23 pembaca
Brad Binder
Brad Binder

Brad Binder kembali menunjukkan kebangkitannya dalam ajang balap, meski hasil di MotoGP Jerman 2026 mengungkapkan kelemahan yang sudah lama mengganggu performanya. Di Sirkuit Sachsenring, Binder berhasil meraih posisi ke-10, meningkat dari start di urutan ke-16. Meskipun demikian, pembalap dari Red Bull KTM Factory Racing ini merasa belum puas dengan pencapaiannya.

Selama musim ini, Binder telah menunjukkan kemampuannya untuk tampil lebih baik pada hari balapan. Dari delapan Grand Prix yang diikutinya, ia selalu berhasil menyelesaikan balapan dengan posisi yang lebih baik dibandingkan saat memulai. Namun, di Sachsenring, ia harus kehilangan satu posisi setelah disalip oleh rekan sesama pembalap KTM, Enea Bastianini, di akhir balapan.

Penyebab Penurunan Performa

Setelah balapan, Binder menjelaskan penyebab penurunan performanya. Ia sempat berpikir bahwa motor yang digunakan mengalami masalah tenaga atau kehabisan bahan bakar ketika catatan waktunya mulai melambat. Namun, setelah pemeriksaan, ia menemukan bahwa masalah sebenarnya terletak pada ban belakang yang sudah mengalami keausan yang signifikan. "Saya tahu selama bertahun-tahun selalu terlalu keras terhadap ban belakang. Saya hampir selalu menjadi salah satu pembalap dengan tingkat keausan ban belakang paling tinggi, kalau bukan yang paling tinggi," ungkap Binder.

Binder menambahkan, "Itu adalah pertarungan yang sudah saya hadapi selama bertahun-tahun dan saya benar-benar ingin mengatasinya. Ketika Bastianini menyalip saya, saya bisa melihat ban belakangnya masih memiliki cengkeraman yang jauh lebih baik." Perbedaan performa ban terlihat jelas pada putaran-putaran terakhir, di mana Binder yang sebelumnya mencatat waktu antara 1 menit 21 detik hingga awal 1 menit 22 detik mulai kehilangan kecepatan dan turun ke kisaran 1 menit 23 detik, sementara Bastianini tetap mempertahankan ritme balap yang stabil hingga garis finis.

Kualifikasi yang Menjadi Kendala

Selain masalah ban, Brad Binder juga mengakui bahwa ia bukanlah pembalap yang unggul dalam sesi kualifikasi. Ia sering kali gagal memaksimalkan potensi motornya dalam satu putaran cepat, sehingga harus memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan. Hal ini membuatnya harus bekerja lebih keras setiap akhir pekan, di mana ia kesulitan mendapatkan posisi start yang ideal, sementara ban belakangnya cepat habis saat berusaha mengejar posisi di balapan utama.

Artikel Terkait