Pembalap Brad Binder dari Afrika Selatan mengungkapkan rasa lega setelah berhasil menyelesaikan balapan di MotoGP Jerman yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring. Ia sempat khawatir akan mengalami DNF (Did Not Finish) ketika menghadapi masalah pada ban belakangnya menjelang dua putaran terakhir.
Dalam perlombaan tersebut, Binder mengalami kerusakan pada ban belakangnya, yang membuatnya berpikir bahwa ia akan terpaksa menghentikan balapan karena kehabisan bahan bakar atau kemungkinan ban belakangnya akan meletus. Namun, ia berhasil menyelesaikan balapan dan menempati posisi sepuluh besar.
Pengalaman Menegangkan di Lintasan
"Saya merasa sudah terlalu baik pada ban belakang saya dan mengira akan mendapatkan hasil yang bagus di akhir balapan. Tersisa dua lap lagi… Awalnya, saya pikir bahan bakar saya hampir habis. Kemudian saya pikir mungkin bannya kempes. Lalu saya menyadari bannya benar-benar rusak! Itu adalah penurunan performa terbesar yang pernah saya alami," ungkap Binder saat diwawancarai.
Binder juga menambahkan, "Itulah bagian terburuknya, saya sama sekali tidak bertarung [dengan siapa pun]. Saya sedang berkendara santai di hari Minggu, dan ban belakang saya tetap berasap. Saya mencoba menanjak dari Tikungan 8 ke 9 dan motor saya tidak bertenaga. Itu hanya turunan yang sangat curam di tepi lintasan. Keausan tepi ban sangat parah. Posisi kesepuluh, saya tidak percaya. Jujur, saya pikir saya akan maju di pertengahan jalan, lalu tiba-tiba berhenti."
Kesimpulan dari Balapan
Meski mengalami kesulitan, keberhasilan Binder menyelesaikan balapan di posisi sepuluh besar menunjukkan ketangguhannya sebagai seorang pembalap. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga baginya untuk menghadapi balapan selanjutnya.