Logo
Basket

Caitlin Clark Cetak Rekor Baru di WNBA Setelah Koreksi Statistik

Caitlin Clark kembali membuat sejarah di WNBA dengan memecahkan rekor untuk jumlah pertandingan dengan setidaknya 20 poin dan 10 assist. Rekor ini tercipta setelah adanya koreksi statistik pada pertan...

S
Surya Kirana
19 May 2026 10 pembaca
Caitlin Clark Cetak Rekor Baru di WNBA Setelah Koreksi Statistik
Caitlin Clark membukukan 21 poin, 10 assist, dan tujuh rebound hanya dalam waktu bermain 24 menit versus Storm. (Foto: AP)

Caitlin Clark telah mencatatkan namanya dalam sejarah WNBA dengan memecahkan rekor liga untuk jumlah pertandingan yang mencatat minimal 20 poin dan 10 assist sepanjang kariernya. Guard dari Indiana Fever ini secara resmi memegang rekor tersebut setelah adanya koreksi statistik dari pertandingan melawan Washington Mystics yang berlangsung pada hari Jumat lalu. WNBA menambahkan dua assist ke dalam catatan Clark, sehingga total assist-nya berubah dari delapan menjadi 10. Dengan perubahan ini, pertandingan melawan Mystics menjadi yang ke-11 bagi Clark dengan catatan minimal 20 poin dan 10 assist, mengungguli rekor sebelumnya yang dipegang oleh Courtney Vandersloot.

Tidak puas sampai di situ, pada hari Minggu (17/5), Clark memperpanjang rekornya menjadi 12 pertandingan setelah tampil mengesankan saat Indiana Fever mengalahkan Seattle Storm dengan skor 89-78. Pemain berusia 24 tahun ini mencetak 21 poin, 10 assist, dan tujuh rebound hanya dalam waktu bermain 24 menit. Penampilan cemerlangnya juga berkontribusi pada kemenangan kedua Fever di musim ini.

Koreksi Statistik yang Bersejarah

"Itu mungkin pertama kalinya rekor tercipta karena koreksi statistik," ungkap Caitlin Clark sambil tertawa. "Saya selalu bangga bisa membantu rekan setim mencetak angka. Itu membuat permainan tim kami mengalir dengan baik."

Clark kini juga menyamai rekor WNBA untuk rentetan pertandingan terpanjang di awal musim dengan catatan minimal 20 poin dan lima assist dalam empat laga berturut-turut. Setelah memulai musim dengan performa tembakan yang kurang stabil, Clark perlahan-lahan menemukan kembali sentuhan terbaiknya. Dalam kemenangan melawan Storm, ia berhasil memasukkan lima dari 10 percobaan tembakan, termasuk dua dari empat lemparan tiga angka. Meskipun pada pertandingan sebelumnya melawan Mystics, Clark kurang efisien dengan hanya mencetak 10 dari 28 tembakan, ia tetap konsisten dari luar garis tiga angka dengan tujuh tembakan masuk dari 17 percobaan.

Pemulihan dan Performa yang Meningkat

Caitlin Clark mengakui bahwa ia sempat terlalu banyak berpikir ketika tembakannya tidak masuk di awal musim. Dalam dua pertandingan pertama, ia hanya mencatatkan akurasi 16 dari 35 tembakan dan tiga dari 16 percobaan tiga angka. "Saya hanya terus menembak, itu yang dilakukan para shooter terbaik," kata Clark. "Saya terus mengatakan pada diri sendiri untuk tidak terlalu memikirkan hasil tembakan. Lepaskan saja."

Musim 2025 menjadi tantangan tersendiri bagi Caitlin Clark karena ia hanya bermain dalam 13 pertandingan akibat beberapa cedera. Pelatih Indiana Fever, Stephanie White, menilai bahwa kondisi fisik Clark kini telah kembali seperti semula. "Anda bisa melihat ledakannya kembali," ujar White. "Bukan hanya saat membawa bola, tetapi juga dari tembakannya. Dia terlihat lebih kuat dan lebih nyaman bergerak."

Indiana Fever kini memiliki rekor 2-2 di musim ini. Mereka berhasil mengalahkan Seattle meskipun tampil tanpa center andalan, Aliyah Boston, yang absen karena cedera kaki bagian bawah. Sementara itu, Seattle Storm juga tampil dengan skuad yang pincang setelah Dominique Malonga, Ezi Magbegor, dan Katie Lou Samuelson tidak dapat bermain karena cedera.

Artikel Terkait