Logo
Olahraga Lain

Canelo Alvarez Berpeluang Hadapi Janibek Alimkhanuly Setelah Pertarungan Melawan Mbilli

Saul Canelo Alvarez memiliki kesempatan untuk merebut kembali gelar juara dunia jika berhasil mengalahkan Christian Mbilli pada 31 Oktober mendatang, yang dapat membuka jalan bagi pertarungan unifikas...

E
Elvira Adhitama
18 August 2026 27 pembaca
Janibek Alimkhanuly dan Canelo Alvarez
Janibek Alimkhanuly dan Canelo Alvarez

Saul Canelo Alvarez berpeluang untuk kembali meraih status juara dunia tak terbantahkan jika ia sukses mengalahkan Christian Mbilli pada tanggal 31 Oktober mendatang. Kemenangan ini dapat menjadi langkah awal bagi petinju asal Meksiko untuk melanjutkan ke pertarungan unifikasi selanjutnya.

Pertandingan terakhir Canelo berlangsung melawan Terence Crawford pada bulan September 2025, di mana ia kehilangan gelar juara dunia tak terbantahkan di kelas menengah super setelah Crawford meraih kemenangan melalui keputusan angka mutlak. Setelah pertarungan tersebut, Crawford memilih untuk pensiun pada bulan Desember tahun yang sama, yang berakibat pada perubahan status sabuk WBC interim yang dipegang Mbilli menjadi gelar dunia penuh setelah ia bermain imbang dengan Lester Martinez.

Dengan situasi ini, Canelo kini memiliki kesempatan untuk merebut kembali sabuk WBC. Namun, pertarungan melawan Mbilli diperkirakan akan menjadi tantangan berat, mengingat Mbilli lebih muda dan memiliki frekuensi bertanding yang lebih tinggi.

Peluang Pertarungan Unifikasi

Jika Canelo Alvarez berhasil meraih kemenangan, salah satu opsi menarik selanjutnya adalah pertarungan unifikasi melawan pemegang sabuk WBO, Hamzah Sheeraz, yang saat ini memegang gelar tersebut. Namun, sebelum itu terjadi, Sheeraz harus terlebih dahulu mempertahankan sabuknya melawan mantan juara dunia kelas menengah, Janibek Alimkhanuly. Hasil dari pertarungan ini dapat mempengaruhi rencana Canelo, karena pemenangnya berpotensi menjadi lawan berikutnya bagi petinju Meksiko tersebut.

Ambisi Janibek Alimkhanuly

Janibek Alimkhanuly telah menyatakan ketertarikan untuk menghadapi Canelo. Melalui media sosial, petinju asal Kazakhstan ini mengungkapkan ambisinya untuk mengalahkan Sheeraz sebelum menantang Canelo dalam duel unifikasi. "Canelo, bersiaplah! Insyaallah saya akan mengalahkan Sheeraz dan kemudian kita menyatukan gelar," tulis Alimkhanuly.

Apabila rencana tersebut terwujud, pertarungan antara Canelo dan Alimkhanuly akan mempertemukan dua petinju berpengalaman di kelas menengah. Alimkhanuly sebelumnya pernah menjadi juara dunia WBO dan IBF di kelas menengah sebelum beralih ke kelas menengah super. Namun, ia juga menghadapi beberapa masalah yang dapat mempengaruhi kariernya, termasuk belum bertanding sejak April 2025 setelah mengalahkan Anauel Ngamissengue melalui technical knockout pada ronde kelima.

Di samping itu, Alimkhanuly sempat terlibat dalam kasus doping setelah dinyatakan positif menggunakan meldonium pada bulan Desember, yang menimbulkan sorotan dan kritik terhadap peluangnya untuk kembali mengejar gelar dunia. Oleh karena itu, langkah pertama bagi Janibek Alimkhanuly adalah mengalahkan Sheeraz. Sementara itu, Canelo Alvarez harus melewati ujian melawan Mbilli pada bulan Oktober sebelum membahas rencana unifikasi lebih lanjut.

Artikel Terkait