Olahraga Lain

Canelo Alvarez Siap Tantang Christian Mbilli untuk Gelar WBC di September

Canelo Alvarez akan kembali bertarung pada September mendatang melawan juara WBC kelas super middleweight, Christian Mbilli, di Riyadh, Arab Saudi. Pertarungan ini menjadi momen penting bagi Alvarez s...

E
Eko Prasetyo
05 May 2026 6 pembaca
Canelo Alvarez Siap Tantang Christian Mbilli untuk Gelar WBC di September
Canelo Alvarez (kiri) dan Christian Mbilli. (Foto: Fight TV)

Canelo Alvarez direncanakan akan kembali ke ring pada bulan September untuk menghadapi juara World Boxing Council (WBC) kelas super middleweight, Christian Mbilli. Pertarungan ini dijadwalkan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, meskipun tanggal dan lokasi pasti masih menunggu konfirmasi akhir.

Ini akan menjadi penampilan pertama Alvarez setelah kekalahannya dari Terence Crawford pada September tahun lalu dalam duel perebutan gelar juara sejati. Usai pertarungan tersebut, petinju asal Meksiko ini menjalani operasi siku dan harus absen dari ring selama masa pemulihan. Kini, setelah dinyatakan pulih, Canelo Alvarez (63-3-2, 39 KO) bertekad untuk merebut kembali salah satu sabuk juara yang hilang.

Pertarungan melawan Mbilli akan menjadi ujian penting bagi Alvarez untuk membuktikan kemampuannya bersaing di level tertinggi. Di sisi lain, Mbilli (29-0-1, 24 KO) datang sebagai juara bertahan WBC yang tengah bersinar. Petinju kelahiran Kamerun yang kini berbasis di Prancis ini sebelumnya menyandang status juara interim sebelum dipromosikan menjadi juara penuh setelah Crawford pensiun dari divisi tersebut pada akhir 2025.

Mbilli terakhir kali bertarung dalam partai pendukung duel Alvarez melawan Crawford, di mana ia bermain imbang melawan Lester Martinez. Ia juga mencatat kemenangan penting atas Maciej Sulecki dan Sergiy Derevyanchenko, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petinju paling berbahaya di divisi ini. Pertarungan ini dianggap krusial bagi kedua petinju, di mana Alvarez, yang kini berusia 35 tahun, berusaha mengembalikan reputasinya setelah kekalahan dari Crawford memunculkan keraguan tentang performanya di fase akhir karier.

Sementara itu, Mbilli memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan terbesar dalam kariernya dengan mengalahkan salah satu nama terbesar di dunia tinju. Selain perebutan gelar, laga ini juga mencerminkan tren meningkatnya penyelenggaraan pertarungan besar di Arab Saudi, yang dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi tuan rumah sejumlah event tinju kelas dunia. Meskipun laporan awal menyebut bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan, masih terdapat perbedaan informasi terkait status final kontrak. Namun, pertarungan ini diperkirakan akan menjadi salah satu duel paling dinantikan pada paruh kedua tahun 2026.

Dengan latar belakang dan kepentingan besar dari kedua kubu, duel antara Alvarez dan Mbilli diprediksi akan menjadi penentu arah karier masing-masing petinju di divisi super middleweight.

Artikel Terkait