Olahraga Lain

David Benavidez Targetkan Gelar Juara Tiga Divisi Melawan Gilberto Ramirez

David Benavidez akan bertanding melawan Gilberto Ramirez di T-Mobile Arena, dalam upayanya meraih gelar juara di tiga divisi berbeda. Pertarungan ini menandai debut Benavidez di kelas cruiserweight.

D
Dharma Kusuma
05 May 2026 6 pembaca
David Benavidez Targetkan Gelar Juara Tiga Divisi Melawan Gilberto Ramirez
David Benavidez (kiri) dan Gilberto Ramirez. (Foto: Fight TV)

David Benavidez dijadwalkan untuk menghadapi juara dunia kelas penjelajah versi WBA dan WBO, Gilberto Ramirez, dalam pertarungan utama yang berlangsung di T-Mobile Arena pada Sabtu, 2 Mei. Laga ini akan menjadi debut Benavidez di kelas cruiserweight (200 pound) setelah sebelumnya meraih gelar di kelas super middleweight dan light heavyweight.

Petinju berusia 29 tahun tersebut memiliki rekor sempurna dengan 31 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 25 di antaranya melalui KO. Benavidez datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Anthony Yarde pada ronde ketujuh di bulan November lalu. Ambisinya untuk menjadi juara di tiga divisi semakin kuat, terutama setelah rencana untuk bertarung melawan Canelo Alvarez tidak terwujud. Kini, ia memilih untuk naik kelas demi mencari tantangan baru.

Di sisi lain, Gilberto Ramirez, yang memiliki rekor 48-1 dengan 30 KO, sudah lebih berpengalaman di kelas cruiserweight. Petinju asal Meksiko ini akan menjalani pertarungan kelimanya di kelas 200 pon, setelah sebelumnya meraih gelar dunia di dua divisi berbeda. Ramirez berhasil merebut sabuk WBA dengan mengalahkan Arsen Goulamirian pada Maret 2024 dan menambah gelar WBO setelah menundukkan Chris Billam-Smith delapan bulan kemudian. Terakhir, ia berhasil mempertahankan gelarnya melawan Yuniel Dorticos pada Juni 2025.

Secara fisik, kedua petinju memiliki tinggi yang sama, meskipun Ramirez memiliki sedikit keunggulan dalam jangkauan. Namun, pengalaman Ramirez di kelas cruiserweight diperkirakan akan menjadi faktor kunci dalam pertarungan ini. Beberapa mantan juara dunia memberikan analisis menjelang pertarungan tersebut. Rey Beltran menilai bahwa kecepatan menjadi faktor pembeda yang menguntungkan Benavidez, dan ia percaya Ramirez akan kesulitan untuk mengimbangi kombinasi pukulan cepat dari lawannya.

Sementara itu, Sergio Mora menekankan pentingnya strategi bagi Ramirez, terutama dalam memanfaatkan jab dan pergerakan kaki untuk menjaga jarak. Mora juga menilai bahwa gaya bertarung Benavidez, yang menggabungkan volume pukulan tinggi dengan kecepatan, akan menjadi tantangan tersendiri bagi Ramirez. Ia memprediksi Benavidez akan menang melalui keputusan juri jika mampu mempertahankan tekanan sepanjang 12 ronde.

Pendapat serupa disampaikan oleh Shawn Porter, yang melihat Benavidez memiliki lebih banyak variasi cara untuk meraih kemenangan. Porter meragukan kemampuan Ramirez untuk menahan tekanan dan kekuatan pukulan Benavidez. Dengan kombinasi kecepatan, volume pukulan, dan agresivitas, Benavidez difavoritkan untuk meraih kemenangan. Namun, pengalaman Ramirez di kelas cruiserweight tetap menjadi ancaman yang tidak dapat diabaikan dalam duel ini.

Artikel Terkait