Cathy Engelbert akan mengakhiri masa jabatannya sebagai komisioner WNBA pada tanggal 31 Desember 2026 setelah memimpin liga bola basket putri profesional Amerika Serikat selama lebih dari tujuh tahun. Pengumuman mengenai keputusan Engelbert ini disampaikan oleh WNBA pada hari Jumat (4/9). Menurut beberapa sumber yang dikutip oleh ESPN, proses pencarian untuk penggantinya dijadwalkan akan dimulai pada akhir bulan ini atau bahkan lebih cepat.
Engelbert, yang berusia 61 tahun, pertama kali ditunjuk sebagai komisioner WNBA pada Mei 2019. Selama masa kepemimpinannya, liga ini mengalami pertumbuhan bisnis yang signifikan dan menjadi salah satu properti olahraga serta hiburan yang semakin menonjol. Nilai rata-rata waralaba WNBA meningkat dari sekitar 10 juta dolar AS pada tahun 2019 menjadi sekitar 460 juta dolar pada tahun 2026.
Pencapaian Selama Kepemimpinan
Dalam pernyataan resminya, Cathy Engelbert menyatakan, "Saya pensiun dengan mengetahui bahwa kami telah membangun sesuatu yang lebih besar, lebih kuat, dan lebih bertahan lama dari yang pernah kami bayangkan." Masa kepemimpinannya juga ditandai dengan peningkatan nilai hak siar televisi yang mencapai 3,1 miliar dolar AS. Mulai musim mendatang, jumlah pertandingan reguler akan meningkat menjadi rekor 50 pertandingan, dan jumlah pasar yang memiliki tim WNBA diproyeksikan mencapai 18 pada tahun 2030, meningkat dari 12 tim yang ada selama hampir dua dekade.
Pada tahun 2022, Engelbert berhasil memimpin penggalangan dana sebesar 75 juta dolar AS dengan menjual 16 persen saham WNBA. Liga ini juga akan memperkenalkan program penerbangan charter penuh pada tahun 2024 untuk meningkatkan fasilitas perjalanan tim. Engelbert turut memimpin dua negosiasi perjanjian kerja bersama dengan para pemain, dengan kesepakatan terbaru yang dicapai pada bulan Maret lalu mencakup gaji pemain pertama yang mencapai 1 juta dolar AS serta sistem pembagian pendapatan komprehensif pertama dalam olahraga profesional putri.
Tantangan dan Kritik
Meski demikian, kepemimpinannya juga menghadapi kritik dalam beberapa tahun terakhir. Bintang Minnesota Lynx, Napheesa Collier, pernah menyebut Engelbert "lalai" dalam menjalankan tugasnya dan mengkritik kepemimpinan WNBA. Beberapa sumber juga menyoroti masalah komunikasi, perwasitan, serta meningkatnya serangan dan pelecehan terhadap pemain. Engelbert menyatakan bahwa keputusan untuk pensiun sepenuhnya berasal dari dirinya sendiri dan bukan akibat tekanan dari pemilik NBA maupun WNBA. Ia mengungkapkan bahwa masa kerjanya selama 7,5 tahun telah melampaui rencana awalnya untuk menjabat sekitar 3,5 tahun.
Komisioner NBA, Adam Silver, memberikan pujian atas kontribusi Engelbert dalam periode pertumbuhan terbesar dalam 30 tahun sejarah WNBA. Sementara itu, Presiden Asosiasi Pemain WNBA, Nneka Ogwumike, menyatakan bahwa Engelbert telah meninggalkan fondasi yang lebih kuat bagi liga dan para pemain. Pengganti Cathy Engelbert nantinya akan menjadi komisioner keenam dalam sejarah WNBA dan, jika struktur kepemimpinan tidak berubah, tetap akan bertanggung jawab kepada Silver.