Menjelang Game 2 babak final IBL, pelatih Bogor Hornbills, Cesar Camara, mengingatkan para pemainnya untuk tidak memberikan keleluasaan kepada tim Pelita Jaya Jakarta dalam melakukan tembakan. Ia menekankan bahwa keberadaan Andakara Prastawa Dhyaksa dan Agassi Yeshe Goantara di akhir pertandingan harus menjadi perhatian utama.
Pentingnya Mengawasi Pemain Lokal
Cesar Camara Perez, selaku pelatih, menegaskan bahwa kedua pemain tersebut memiliki kemampuan menembak yang baik dan mental yang kuat dalam menghadapi situasi krusial. "Yang menjadi evaluasi adalah bagaimana menjaga para pemain lokal," ungkap Coach Cesar. "Kami tidak akan membiarkan pemain lokal Pelita Jaya melakukan tembakan, apalagi membuka ruang tembak bagi mereka."
Coach Cesar mengingat momen penting saat Prastawa berhasil mencetak dua tembakan three point dalam dua menit terakhir pada pertemuan pertama mereka di musim reguler. Dalam pertemuan kedua, Prastawa dan Agassi mencetak delapan poin dalam dua menit, yang berkontribusi pada kekalahan Hornbills di kandang sendiri.
Fokus pada Strategi di Akhir Pertandingan
Di Game 1 babak final, Prastawa juga menunjukkan kemampuannya dengan mencetak enam poin di masa perpanjangan waktu dari total delapan poin yang diraih dalam pertandingan tersebut. Ini menunjukkan bahwa kemenangan Pelita Jaya tidak hanya ditentukan oleh pemain asing, tetapi juga oleh kontribusi pemain lokal.
"Itu yang akan menjadi fokus dari game plan kami selanjutnya. Dengan kata lain, kami harus melakukan sesuatu yang berbeda di menit-menit akhir untuk menghentikan peluang mereka memenangkan pertandingan," tambah Coach Cesar.