Logo
Basket

Chris Finch Belikan Pembelaan untuk Anthony Edwards di Tengah Kontroversi

Anthony Edwards menjadi sorotan setelah Minnesota Timberwolves tersingkir dari semifinal playoff, namun pelatih Chris Finch memberikan perspektif berbeda tentang tindakan Edwards dalam pertandingan me...

A
Arya Satya
09 August 2026 23 pembaca
Anthony Edwards Dibela Chris Finch di Tengah Kontroversi - sumber: (mainbasket)
Anthony Edwards Dibela Chris Finch di Tengah Kontroversi - sumber: (mainbasket)

Anthony Edwards menarik perhatian publik ketika Minnesota Timberwolves gagal melanjutkan langkah di semifinal playoff musim lalu. Pelatih Chris Finch menegaskan bahwa ada aspek lain dari tindakan Edwards dalam pertandingan melawan San Antonio Spurs yang perlu diperhatikan.

Insiden tersebut terjadi pada Gim 6, saat Timberwolves tertinggal jauh dengan skor 95-128 di kuarter keempat. Edwards terlihat menghampiri tim Spurs untuk memberikan ucapan selamat, meskipun masih ada waktu delapan menit tersisa. Tindakan ini memicu berbagai reaksi, termasuk kritik dari sejumlah mantan pemain NBA seperti Dirk Nowitzki dan Udonis Haslem, yang menilai keputusan Edwards terlalu cepat untuk menyerah. Meskipun pertandingan belum sepenuhnya berakhir, Spurs sudah hampir memastikan kemenangan.

Pandangan Berbeda dari Chris Finch

Dalam acara siniar Road Trippin’ Show, Finch memberikan sudut pandang yang berbeda mengenai kejadian tersebut. Ia memahami motivasi di balik tindakan Edwards, meskipun menyadari bahwa hal itu bisa diinterpretasikan sebagai tanda keputusasaan. Finch menjelaskan bahwa setelah Edwards kembali dari mendekati tim Spurs, ia bertanya apakah Edwards berencana untuk langsung meninggalkan lapangan. Edwards menegaskan niatnya untuk tetap bersama rekan-rekannya hingga laga berakhir.

“Kemudian ketika dia kembali, saya mengatakan, ‘Kamu tidak akan pergi ke ruang ganti, kan?’ Karena itu akan terlihat buruk. Dia menjawab, ‘Tidak mungkin, Coach. Saya akan tetap di sini untuk teman-teman saya,’” ungkap Finch. Penjelasan ini menjadi penting untuk menunjukkan bahwa tindakan Edwards tidak seharusnya dianggap sebagai tanda menyerah. Meskipun menyadari bahwa pertandingan sudah tidak mungkin dimenangkan, ia tetap bertahan hingga peluit akhir berbunyi.

Kekecewaan Setelah Pertandingan

Finch juga menambahkan bahwa Edwards baru ingin menuju ruang ganti setelah bunyi buzzer. “Ketika bunyi buzzer terdengar, dia memang ingin pergi karena dia kecewa,” jelasnya. Edwards sendiri tampil dalam seri tersebut setelah pulih dari cedera lutut, meskipun sebelumnya sempat diragukan untuk bermain di playoff.

Pada akhirnya, Timberwolves harus menerima kekalahan dari Spurs dengan skor 109-139. Edwards mencetak 24 poin dengan 9 dari 26 tembakan, namun hasil ini mengakhiri rekor Timberwolves yang sebelumnya selalu berhasil melaju ke Final Wilayah Barat selama dua musim berturut-turut.

Artikel Terkait