Pertandingan antara Seattle Storm dan Connecticut Sun di Uncasville, Connecticut, pada Minggu (10/5) siang waktu setempat, menjadi momen penting bagi kedua tim yang sama-sama mencari hasil positif setelah mengalami kekalahan di laga pembuka musim. Connecticut Sun, yang baru saja kalah 75-106 dari New York Liberty, berusaha memperbaiki performa mereka, terutama di sektor pertahanan.
Kekalahan yang dialami Connecticut terasa lebih menyakitkan karena terjadi menjelang laga kandang perdana mereka di musim terakhir sebelum pindah ke Houston pada 2027. Tim ini kesulitan menghadapi agresivitas Liberty sejak awal, tertinggal jauh 13-36 pada kuarter pertama, dan tidak mampu bangkit sepanjang pertandingan. Diamond Miller, pencetak angka terbanyak untuk Connecticut dengan 16 poin, menyatakan kekecewaannya terhadap performa tim di lini pertahanan. “Kami merasa pertahanan kami sangat datar. Mereka mendapatkan hampir semua yang mereka inginkan dan itu tidak bisa diterima,” ungkap Miller. “Ini pekerjaan kami dan kami harus tampil lebih baik. Kami akan menjadi lebih baik.”
Selain Miller, Aneesah Morrow menyumbangkan 15 poin dan Brittney Griner menambahkan 13 poin. Namun, kontribusi tersebut tidak cukup untuk menutupi kelemahan pertahanan Connecticut, terutama dalam menjaga tembakan jarak jauh lawan. Sun membiarkan Liberty mencetak 10 tembakan tiga angka sepanjang pertandingan. Pelatih Connecticut, Rachid Meziane, berharap kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi timnya. “Saya berharap ini menjadi kesempatan belajar yang baik untuk kami dan membuat kami memahami bahwa kami tidak boleh memulai pertandingan seperti itu lagi,” kata Meziane.
Seattle Storm Menghadapi Tantangan Serupa
Di sisi lain, Seattle Storm juga mengalami nasib serupa dengan kekalahan 80-91 dari Golden State Valkyries pada laga pembuka mereka. Tim ini juga kesulitan menghentikan serangan lawan, membiarkan Golden State mencetak 15 tembakan tiga angka. Pelatih baru Seattle, Sonia Raman, menekankan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memperbaiki pertahanan. “Sisi pertahanan jelas menjadi hal yang harus terus kami fokuskan. Serangan akan datang dengan sendirinya. Ini pertandingan pertama dan masih banyak yang perlu diperbaiki,” jelas Raman.
Meskipun kalah, Seattle Storm memiliki beberapa catatan positif dari pemain muda mereka. Dominique Malonga tampil mengesankan dengan 21 poin dan delapan rebound, serta mencatat sejarah sebagai pemain termuda yang mencapai 200 rebound karier pada usia 20 tahun. Kontribusi dari bangku cadangan juga signifikan, dengan Zia Cooke mencetak 15 poin dan Jade Melbourne menambah 13 poin. Melbourne menyatakan bahwa para pemain telah membahas masalah pertahanan di ruang ganti dan yakin bahwa performa buruk tersebut tidak akan terulang. “Kami membicarakannya di ruang ganti. Itu akan menjadi performa terburuk kami musim ini,” kata Melbourne.
Pertemuan yang Menentukan
Pertemuan antara Connecticut Sun dan Seattle Storm di Uncasville menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk membuktikan bahwa kekalahan di laga pembuka hanyalah awal yang buruk dan tidak mencerminkan kekuatan sebenarnya. Dengan semangat untuk memperbaiki diri, keduanya berharap dapat menunjukkan performa yang lebih baik di pertandingan mendatang.