Logo
Olahraga Lain

Conor Benn Hadapi Tantangan Besar Melawan Ryan Garcia

Conor Benn akan kembali bertarung di kelas welter melawan Ryan Garcia pada 12 September, di mana pertarungan ini menjadi momen penting untuk membuktikan kemampuannya di level tertinggi.

S
Surya Kirana
13 August 2026 25 pembaca
Conor Benn dan Ryan Garcia
Conor Benn dan Ryan Garcia

Conor Benn dijadwalkan untuk kembali bertanding di kelas welter dengan menghadapi Ryan Garcia pada 12 September mendatang. Pertarungan ini menjadi peluang besar bagi petinju asal Inggris tersebut untuk meraih gelar dunia sekaligus mengembalikan namanya sebagai salah satu petinju terkemuka di kelas welter.

Terakhir kali Benn bertanding di kelas 147 pon adalah pada April 2022, di mana ia berhasil mengalahkan Chris van Heerden melalui knockout, mendekatkan dirinya pada perebutan gelar dunia. Namun, rencana kariernya mengalami perubahan setelah pertarungan melawan Chris Eubank Jr yang sempat dijadwalkan harus dibatalkan karena masalah tes doping. Benn kemudian bertemu Eubank dua kali pada tahun 2025 di kelas menengah, di mana ia mengalami kekalahan pada pertemuan pertama namun berhasil membalas pada pertandingan kedua.

Tahun ini, Benn mengambil langkah besar dengan meninggalkan promotor lamanya, Eddie Hearn, dan bergabung dengan Zuffa Boxing. Sebelum kembali ke kelas welter, ia bertanding di catchweight 150 pon melawan Regis Prograis pada bulan April. Kini, Benn akan kembali ke 147 pon untuk menghadapi Ryan Garcia, meskipun Frank Warren, promotor tinju, tidak menjadikannya sebagai favorit dalam pertarungan ini.

Pandangan Frank Warren tentang Pertarungan

"Menurut saya, Conor adalah underdog besar dalam pertarungan ini. Saya yakin dia akan memberikan yang terbaik, tetapi Garcia memang harus ditempatkan sebagai favorit utama," ungkap Warren kepada Playbook Boxing. Ia juga mengungkapkan keraguan mengenai pengalaman Benn dalam menghadapi petinju elite. Warren menekankan bahwa kemenangan dan kekalahan Benn dalam dua pertarungan melawan Eubank belum cukup untuk menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di level tertinggi.

"Conor belum pernah benar-benar bertarung di level tertinggi. Dia menghadapi Chris Eubank Jr yang sudah berusia 36 tahun, dan menurut saya Eubank juga belum pernah benar-benar membuktikan diri di level elite," tambahnya.

Kelebihan dan Harapan Benn

Meski begitu, Benn memiliki beberapa keunggulan yang dapat membuat pertarungan ini menarik. Ia dikenal memiliki kecepatan, agresivitas, serta kekuatan pukulan yang dapat menjadi masalah bagi Garcia. Di sisi lain, Garcia berusaha mempertahankan gelar WBC kelas welter yang diraihnya tahun ini, menjadikan pertarungan ini sebagai ujian penting setelah sebelumnya meraih kemenangan besar yang membawanya kembali ke jalur perebutan gelar.

Benn juga menyatakan bahwa pertarungannya melawan Garcia kemungkinan akan menjadi laga terakhirnya di kelas welter. Setelah itu, ia berencana untuk naik ke kelas welter super atau bahkan kelas menengah. Oleh karena itu, duel melawan Ryan Garcia bukan hanya tentang gelar dunia, tetapi juga kesempatan terakhir bagi Conor Benn untuk membuktikan bahwa ia mampu bersaing di kelas 147 pon.

Artikel Terkait