Terence Crawford, mantan juara dunia di lima kelas, percaya bahwa masa depan tinju dunia ada di tangan Shakur Stevenson. Crawford, yang pensiun tanpa mengalami kekalahan, menilai bahwa Stevenson memiliki kemampuan untuk mengikuti jejaknya sebagai petinju elite dengan rekor tak terkalahkan.
Nama Crawford sudah dikenal luas sebagai salah satu petinju terbaik di era modern. Selama kariernya, ia berhasil meraih gelar juara dunia di berbagai divisi dan mencatatkan sejarah sebagai juara dunia tak terbantahkan di tiga kelas yang berbeda. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi saat ia mengalahkan Errol Spence Jr pada tahun 2023, sebelum akhirnya menutup kariernya dengan kemenangan angka mutlak atas Saul Canelo Alvarez. Saat ini, Crawford melihat sosok yang dinilai mampu melanjutkan kejayaan tersebut.
Pandangan Crawford tentang Stevenson
Dalam sebuah wawancara dengan Fight Hub TV, Crawford tanpa ragu menunjuk Shakur Stevenson sebagai petinju yang paling berpotensi mendominasi dunia tinju dalam beberapa tahun mendatang. "Saya rasa Shakur, tanpa ragu. Jika mendapat kesempatan yang tepat, dia akan menunjukkan kepada dunia bahwa dialah yang terbaik. Mentalitasnya luar biasa, pertahanannya sangat baik, dan dia benar-benar serius mengasah kemampuannya. Dia tipe petinju yang harus dipaksa keluar dari sasana karena terlalu keras berlatih," ungkap Crawford.
Kesempatan dan Tantangan bagi Stevenson
Ketika ditanya apakah ada kemungkinan Stevenson bisa dikalahkan, Crawford tetap memberikan kepercayaan penuh meski mengakui bahwa setiap petinju memiliki peluang untuk kalah. "Semua petinju bisa saja kalah, tetapi saya benar-benar tidak melihat ada yang mampu mengalahkannya saat ini," tambahnya.
Stevenson sendiri tengah menikmati salah satu periode terbaik dalam kariernya. Petinju berusia 29 tahun ini mencatatkan kemenangan terbesar dalam kariernya pada bulan Januari lalu setelah mengalahkan Teofimo Lopez melalui keputusan mutlak untuk merebut gelar juara dunia kelas welter ringan WBO. Belum lama ini, Stevenson juga resmi bergabung dengan Zuffa Boxing, promotor baru yang didirikan oleh Dana White, yang mulai melebarkan sayapnya ke dunia tinju profesional. Kepindahan ini membuka peluang untuk sejumlah pertarungan besar di masa depan.
Stevenson sebelumnya telah menyebut Devin Haney dan Gervonta Davis sebagai dua lawan yang paling ingin dihadapinya. Pertarungan melawan salah satu dari mereka diyakini dapat semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu petinju terbaik di dunia. Dengan usia yang masih muda dan kemampuan teknik serta pertahanan yang terus mendapatkan pujian, Shakur Stevenson diperkirakan memiliki peluang besar untuk terus menambah gelar juara dunia sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkannya.