David Benavidez telah mengambil langkah signifikan terkait masa depannya setelah mencapai kesuksesan di kelas penjelajah. Petinju yang dikenal dengan julukan The Mexican Monster ini mengonfirmasi bahwa ia tidak akan kembali bertanding di kelas berat ringan 175 pound. Sebelumnya, Benavidez naik dari kelas menengah super ke kelas berat ringan pada tahun 2024, di mana ia berhasil meraih gelar juara dunia WBC setelah mengalahkan Oleksandr Gvozdyk dan David Morrell.
Setelah mempertahankan gelarnya melawan Anthony Yarde pada bulan November tahun lalu, Benavidez memutuskan untuk naik 25 pound guna menantang Gilberto Zurdo Ramirez di kelas penjelajah. Keputusan ini terbukti sukses, karena pada bulan Mei lalu, Benavidez berhasil menghentikan Ramirez di ronde keenam dan merebut gelar WBA serta WBO di kelas penjelajah.
Keputusan Menarik untuk Bertahan di Kelas Penjelajah
Dengan merasakan kesuksesan di kelas penjelajah, Benavidez kini memilih untuk tetap bertahan dan kemungkinan besar akan melepaskan gelar WBC di kelas berat ringan yang dimilikinya. “Saya merasa sangat nyaman di kelas ini. Saya tidak perlu menurunkan berat badan dan belum pernah merasa sebaik ketika menghadapi Ramirez. Jadi, saya ingin menjadi juara di sini untuk waktu yang sangat lama,” ungkap Benavidez.
Dampak Keputusan Terhadap Buatsi dan Hutchinson
Keputusan Benavidez tersebut berpotensi memberikan dampak langsung bagi Joshua Buatsi dan Willy Hutchinson. Keduanya dijadwalkan untuk bertemu kembali pada hari Sabtu, 7 November di AO Arena, Manchester. Pertarungan ini sebelumnya direncanakan sebagai perebutan gelar interim WBC kelas berat ringan. Namun, dengan Benavidez tidak lagi berada di divisi tersebut, WBC memiliki kesempatan untuk mengubah status pertarungan menjadi perebutan gelar dunia penuh yang kini kosong.
Buatsi dan Hutchinson sebelumnya pernah bertanding pada tahun 2024, di mana Buatsi keluar sebagai pemenang melalui keputusan terbelah. Kini, ia mendapatkan kesempatan untuk kembali menghadapi rival asal Skotlandia tersebut. Perubahan status pertarungan ini tentunya akan memberikan nilai lebih pada rematch tersebut, di mana pemenangnya berpeluang untuk meninggalkan Manchester sebagai juara dunia WBC kelas berat ringan.
Sementara itu, Benavidez akan melanjutkan kariernya di kelas penjelajah. Ia dijadwalkan untuk menghadapi juara dunia WBC Michal Cieslak dalam pertarungan unifikasi tiga gelar pada tanggal 12 Desember di Phoenix, Arizona. Jika berhasil menang, Benavidez berpotensi untuk menghadapi Jai Opetaia dalam duel besar berikutnya di kelas penjelajah.