Dalam dunia tinju, Derek Chisora, seorang petinju veteran kelas berat, memberikan komentar tajam mengenai masa depan Fabio Wardley setelah ia mengalami kekalahan dari Daniel Dubois di ronde kedua. Chisora berpendapat bahwa daya tahan Wardley telah hancur dan menyarankan agar ia mempertimbangkan untuk pensiun dan beralih profesi sebagai komentator.
Pertandingan ulang yang mempertemukan mereka dalam perebutan sabuk juara dunia WBO di O2 Arena, London, berakhir dengan hasil yang sangat mengecewakan bagi Wardley. Hanya lima bulan setelah kekalahan TKO di ronde ke-11 pada pertemuan pertama mereka yang berlangsung pada bulan Mei lalu, keputusan Wardley untuk melanjutkan dengan laga rematch dianggap banyak pihak sebagai langkah yang terburu-buru. Kekhawatiran tersebut terbukti saat pertandingan berlangsung.
Di awal ronde pertama, Dubois langsung menjatuhkan Wardley hanya dalam waktu 20 detik dengan pukulan straight kanan yang keras. Tekanan yang terus-menerus dari Dubois di ronde kedua membuat tim pelatih Wardley terpaksa melempar handuk sebagai tanda menghentikan pertarungan demi keselamatan petinju tersebut.
Walaupun Wardley membantah anggapan bahwa ia bertanding terlalu cepat dan memilih untuk memuji strategi yang diterapkan Dubois, Chisora yakin bahwa pertarungan tersebut adalah penampilan terakhir Wardley di dunia tinju profesional. "Fabio sudah habis. Lebih baik dia mencari pekerjaan di DAZN dan mulai menjadi komentator. Ini adalah pertarungan terakhirnya. Dia bertarung melawan atlet level elit dan mengalami kekalahan," ungkap Chisora saat berperan sebagai analis di siaran DAZN.
Perjalanan Karier Wardley
Chisora juga memberikan penghargaan atas perjalanan luar biasa yang dilalui Wardley, yang berawal dari petinju white-collar hingga akhirnya meraih gelar juara dunia. Namun, ia mengingatkan bahwa status juara WBO yang dimiliki Wardley diperoleh setelah mengalahkan Joseph Parker pada Oktober 2025, bukan dengan merebutnya dari juara bertahan di ring.
Kekalahan yang Menyakitkan
Kekalahan ini jelas menjadi momen yang menyakitkan bagi Wardley, yang harus menghadapi kenyataan pahit dari keputusan untuk kembali bertanding. Dengan penilaian Chisora yang cukup tajam, masa depan Wardley di dunia tinju kini menjadi tanda tanya besar.