Pasangan ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan, berhasil melaju ke final turnamen Macau Open 2026 BWF World Tour Super 300. Dalam pertandingan semifinal yang diadakan di East Asian Games Dome, Macau pada Sabtu (20/6) sore waktu setempat, mereka mengalahkan pasangan asal Malaysia, Low Hang Yee dan Ng Eng Cheong, dengan mudah melalui dua game langsung dengan skor identik 21-12.
Devin dan Rayhan, yang menempati unggulan keempat, merasa sangat bersyukur atas pencapaian ini. Faathir menyatakan, "Alhamdulillah yang pasti senang dan bangga bisa masuk final perdana di BWF (World Tour) Super 300." Ia juga menambahkan, "Pastinya tidak mudah untuk bisa bangkit lagi, karena sebelumnya kami kalah terus di babak-babak awal."
Kekalahan Amalia dan Fadia di Semifinal
Sementara itu, langkah pasangan ganda putri Indonesia, Amalia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, terhenti di semifinal. Mereka yang merupakan unggulan teratas, harus mengakui kekalahan dari pasangan muda non unggulan asal China, Fan Shu Tian Chen dan Jia Yue Liu, dengan skor 13-21 dan 7-21. Kekalahan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Amalia dan Fadia diharapkan dapat meraih gelar kedua mereka setelah sukses di Thailand Masters 2026.
Perjuangan Muhamad Yusuf yang Berhenti di Semifinal
Di sisi lain, pebulutangkis muda Indonesia, Muhamad Yusuf, juga harus mengakhiri perjuangannya di babak semifinal. Ia kalah dari pemain senior Thailand, Kantaphon Wangcharoen, dalam pertandingan yang berlangsung ketat dengan skor 20-22 dan 15-21. Pertandingan ini berlangsung di East Asian Games Dome, Macau, pada waktu yang sama. Kekalahan ini menjadi momen yang mengecewakan bagi Yusuf, yang sebelumnya berhasil menyingkirkan unggulan teratas asal Hong Kong, Angus Ng Ka Long.
Dengan hasil ini, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan menjadi satu-satunya harapan Indonesia untuk meraih gelar di Macau Open 2026.