Pasangan ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan, meraih posisi kedua di turnamen Macau Open 2026 BWF World Tour Super 300. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan non unggulan asal Korea Selatan, Jin Yong dan Lee Jong Min, dalam laga final yang berlangsung di East Asian Games Dome, Macau, pada Minggu (21/6) sore waktu setempat.
Devin dan Rayhan, yang menempati unggulan keempat, bertanding dalam pertandingan yang sangat ketat. Mereka kalah setelah melalui rubber game dengan skor 21-18, 19-21, dan 10-21. Sejak awal game pertama, kedua pasangan langsung menunjukkan permainan agresif dengan skor imbang 2-2 dan 4-4. Namun, pasangan Indonesia berhasil menjauh dengan lima poin berturut-turut untuk memimpin 9-4 sebelum menutup interval dengan keunggulan 11-8.
Perjuangan di Game Kedua
Setelah jeda, Devin dan Rayhan melanjutkan keunggulan mereka dan memperlebar jarak menjadi 17-13. Namun, pasangan Korea Selatan kembali bangkit dan mendekat menjadi 19-18. Beruntung, pasangan Merah Putih berhasil merebut dua poin terakhir untuk menutup game pertama dengan kemenangan.
Memasuki game kedua, Devin dan Rayhan langsung memimpin 3-0 dan terus mempertahankan keunggulan hingga interval dengan skor 11-6. Mereka tampak mengendalikan permainan dengan selisih lima poin pada kedudukan 15-10. Namun, pasangan Korea memanfaatkan penurunan intensitas serangan dari Indonesia dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 17-18, akhirnya merebut game kedua dan memaksa dilakukannya game penentuan.
Game Penentuan yang Menegangkan
Kekalahan di game kedua membuat Devin dan Rayhan terpukul, terlihat dari ketertinggalan mereka di interval game ketiga dengan skor 4-11. Meskipun berusaha mengejar, mereka tidak mampu mengimbangi permainan pasangan Korea yang semakin percaya diri. Akhirnya, Jin Yong dan Lee Jong Min berhasil memastikan gelar Macau Open 2026.