Dalam perkembangan terbaru di dunia basket IBL, Dewa United Banten tidak hanya akan berpisah dengan pelatih Ramiro Diaz, tetapi juga dengan asisten pelatih Murat Dikmen. Melalui sebuah pengumuman yang diposting di Instagram, manajemen Dewa United Banten menyampaikan rasa terima kasih kepada Dikmen atas dedikasi, kerja keras, dan komitmennya selama musim ini. Mereka menekankan bahwa kehadiran dan semangatnya sangat berarti bagi perjalanan klub, serta berharap yang terbaik untuknya di masa mendatang.
Pada hari Rabu, 19 Agustus, Dewa United mengumumkan perpisahan ini, sementara Murat Dikmen sudah lebih dulu diperkenalkan sebagai pelatih kepala di klub Kuwait, Al-Qadsia SC, pada tanggal 1 Agustus 2026. Dia akan memimpin tim tersebut pada musim 2026-27 mendatang.
Pesan Perpisahan dari Murat Dikmen
Di kolom komentar, Murat Dikmen menyampaikan pesan emosional untuk Dewa United dan para penggemarnya, yang dikenal sebagai Anak Dewa. Ia mengungkapkan rasa sedihnya karena harus meninggalkan tim, tetapi juga merasa bangga dengan kenangan indah yang telah dibangun bersama. Dalam pesannya, ia menyatakan, "Para manajer yang terhormat, rekan kerja yang berharga, dan sahabat-sahabat terkasih, saat saya bersiap untuk berpisah dengan Anda hari ini, saya merasakan campuran kesedihan karena harus pergi dan kebanggaan atas kenangan indah yang telah kita ciptakan bersama." Dia menambahkan bahwa momen perpisahan ini menjadi salah satu tonggak paling berarti dalam perjalanan kariernya.
Dampak Kepergian Murat Dikmen
Kepergian Murat Dikmen diprediksi akan meninggalkan kekosongan besar dalam tim kepelatihan Dewa United. Dikmen dikenal sebagai pelatih yang memiliki keahlian dalam mengatur pertahanan, yang terbukti membawa Dewa United meraih hasil baik dalam dua kompetisi yang berbeda meskipun mereka tidak berhasil mempertahankan gelar juara IBL. Dengan pengalaman dan kemampuannya, Dewa United harus mencari pengganti yang tepat untuk melanjutkan prestasi yang telah dicapai.