Logo
Sepakbola

Dewa United Women Raih Kemenangan Perdana di Liga Wanita Indonesia

Dewa United Women berhasil meraih kemenangan dalam laga pembuka Indonesia Women's League melawan Persikad Depok dengan skor 1-0. Pelatih dan kapten tim mengungkapkan pandangan mereka setelah pertandin...

A
Atha Aziz
18 October 2026 21 pembaca
Kapten Dewa United, Safira Ika dan sang pelatih, Dicky Firasat selepas laga Indonesia Women's League melawan Persikad Depok pada hari Minggu (18/10/2026) di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.(KOMPAS.com/HENRIKUS EZRA RAHARDI)
Kapten Dewa United, Safira Ika dan sang pelatih, Dicky Firasat selepas laga Indonesia Women's League melawan Persikad Depok pada hari Minggu (18/10/2026) di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.(KOMPAS.com/HENRIKUS EZRA RAHARDI)

Pada hari Minggu, 18 Oktober 2026, Dewa United Women sukses mengalahkan Persikad Depok Women dengan skor tipis 1-0 dalam laga perdana Indonesia Women's League. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, ini ditentukan oleh gol Zahra Muzdalifah yang tercipta pada menit ke-78.

Evaluasi Taktik oleh Pelatih

Setelah pertandingan, pelatih Dewa United, Dicky Firasat, memberikan penilaian mengenai performa timnya. Ia menyoroti beberapa aspek taktis yang perlu diperbaiki. "Di babak pertama saya melihat formasi dan cara menyerang yang saya inginkan tidak berjalan maksimal, sehingga di babak kedua kami ganti," jelas Dicky. Ia juga menambahkan, "Saya masukkan pemain untuk mengisi posisi enam, sehingga sirkulasi bola bisa semakin baik dan kita bisa menyerang dengan maksimal."

Dicky juga menanggapi proses adaptasi dua pemain asing yang baru bergabung seminggu sebelum pertandingan. "Proses adaptasinya belum maksimal karena sering mengeluh kepanasan. Tapi coba kita treatment dan alhamdulillah bisa beradaptasi dengan baik," ungkapnya.

Pandangan Kapten Tim tentang Kualitas Skuad

Kapten Dewa United, Safira Ika, menilai bahwa kedalaman tim dan kualitas pemain yang merata sangat mendukung perkembangan tim. Ia mengungkapkan bahwa tidak ada masalah serius terkait adaptasi dan chemistry meskipun beberapa pemain sempat tergabung dalam pemusatan latihan Timnas Putri Indonesia. "Untuk chemistry, kami sudah melakukan persiapan lumayan cukup lama, tapi mungkin kombinasinya kepotong ada jeda Timnas kemarin. Sudah satu bulan juga kita di Timnas, jadi kita baru gabung bersama tim baru dua hari," kata Safira.

Safira juga menekankan pentingnya peran pemain senior dalam mendukung para pemain muda. "Mungkin, saya lebih banyak memberi motivasi kepada teman-teman yang baru muncul, terkait dengan mentalnya," tambahnya. "Kami semua sama, jadi harus berjuang bareng-bareng di dalam satu tim sehingga menghasilkan kekompakan yang bagus," tutupnya.

Artikel Terkait