Logo
Basket

Dominasi Caitlin Clark dan Kelsey Mitchell Bawa Indiana Fever Menang atas Connecticut Sun

Caitlin Clark dan Kelsey Mitchell menunjukkan performa luar biasa dengan masing-masing mencetak 34 poin, membantu Indiana Fever meraih kemenangan 111-91 atas Connecticut Sun di Indianapolis.

E
Eko Prasetyo
30 August 2026 23 pembaca
Caitlin Clark (kanan) mencatat double-double dengan sedikitnya 30 poin dan 10 assist untuk kelima kalinya musim ini. (Foto: AP)
Caitlin Clark (kanan) mencatat double-double dengan sedikitnya 30 poin dan 10 assist untuk kelima kalinya musim ini. (Foto: AP)

Caitlin Clark dan Kelsey Mitchell menunjukkan penampilan yang sangat mengesankan dengan masing-masing mencetak 34 poin, yang membawa Indiana Fever mengalahkan Connecticut Sun dengan skor 111-91 dalam pertandingan WNBA yang berlangsung di Indianapolis pada Jumat (28/8). Ini menjadi momen keempat di musim ini di mana Clark dan Mitchell berhasil mencetak minimal 30 poin dalam satu pertandingan.

Kedua pemain ini juga berhasil memperpanjang rekor WNBA untuk duet yang memiliki penampilan dengan 30 poin terbanyak dalam satu musim. Lebih menarik lagi, Clark dan Mitchell menjadi pasangan pertama dalam sejarah WNBA yang masing-masing mencetak setidaknya 30 poin dalam dua pertandingan berturut-turut. Mereka berdua berkontribusi langsung dalam 92 dari total 111 poin yang dicetak oleh Fever, baik melalui perolehan angka maupun assist. Menurut Elias Sports Bureau, kontribusi tersebut merupakan yang tertinggi ketiga dalam sejarah WNBA untuk satu pertandingan.

Pujian untuk Duet Bintang

Rekor mereka sebelumnya tercipta saat menghadapi Chicago Sky pada hari Minggu, di mana mereka terlibat dalam 98 poin. Pelatih Fever, Stephanie White, memberikan pujian atas kemampuan luar biasa dari dua pemain bintangnya ini dan membandingkan mereka dengan duet legendaris Diana Taurasi dan Cappie Pondexter yang membawa Phoenix Mercury meraih gelar WNBA pada tahun 2007 dan 2009. “Mereka adalah backcourt dinamis yang bisa mencetak banyak angka, menciptakan tembakan sendiri, sekaligus melibatkan pemain lain,” ungkap White. “Sudah lama kita tidak melihat eksplosivitas dua pemain seperti yang ditunjukkan Kelsey dan Caitlin dengan konsistensi luar biasa.”

Clark juga mencatat 12 assist, meraih double-double dengan minimal 30 poin dan 10 assist untuk kelima kalinya di musim ini. Penampilannya ini menunjukkan peningkatan kondisi fisiknya setelah musim lalu hanya dapat bermain dalam 13 pertandingan akibat cedera dan juga sempat mengalami masalah punggung di musim ini. “Saya merasa mungkin berada dalam kondisi terbaik sepanjang karier saya,” kata Caitlin Clark. Ia menambahkan bahwa ia sempat membutuhkan waktu untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri setelah menghadapi masalah fisik, namun kini merasa dapat bermain lebih lepas tanpa terlalu memikirkan kondisi tubuhnya.

Kemenangan dan Statistik Menarik

Sementara itu, Kelsey Mitchell mencatatkan 20 poin atau lebih dalam 24 pertandingan berturut-turut. Indiana Fever akan memasuki jeda tiga pekan sebelum kompetisi dilanjutkan setelah Piala Dunia FIBA Putri. Tim ini telah memenangkan tujuh dari sembilan pertandingan terakhir. Clark, White, dan Aliyah Boston akan bergabung dengan tim Amerika Serikat untuk mengikuti turnamen di Berlin, di mana Boston juga menyumbangkan 14 poin dalam kemenangan atas Connecticut.

Dari pihak Connecticut Sun, Diamond Miller mencetak 19 poin dan Nell Angloma menambahkan 17 poin. Kekalahan ini menjadi yang keenam bagi Connecticut dalam delapan pertandingan terakhir. Pada awal pertandingan, Fever sempat tertinggal 14 poin di kuarter pertama dengan skor 28-14. Namun, Indiana berhasil bangkit dengan mencetak 10 poin berturut-turut hingga awal kuarter kedua. Clark dan Mitchell kemudian mencetak 12 poin pertama dalam laju 18-2 menjelang akhir paruh pertama, yang membawa Fever unggul 58-43.

Connecticut sempat memperkecil jarak menjadi 62-52 di pertengahan kuarter ketiga, tetapi Indiana kembali menjauh dengan laju 14-5. Pada kuarter tersebut, Mitchell juga mencatat assist ke-911 dalam kariernya bersama Fever, yang membuatnya melampaui Briann January dan naik ke posisi kedua dalam daftar assist terbanyak sepanjang sejarah Indiana.

Artikel Terkait