Musim panas ini menjadi waktu yang penuh tantangan bagi Luka Doncic. Memasuki tahun kedua bersama Los Angeles Lakers, ia tetap menjadi pemain kunci dalam tim. Namun, Doncic masih menantikan dukungan yang diperlukan untuk mewujudkan ambisinya meraih gelar juara. Selain itu, ia juga memutuskan untuk tidak bergabung dengan tim nasional Slovenia, memilih untuk lebih fokus pada urusan pribadi dan masa depannya dengan Lakers.
Cedera otot hamstring "tingkat 2" yang dialaminya di akhir musim reguler saat melawan Oklahoma City Thunder memaksanya untuk absen dari playoff. Kini, Doncic memastikan bahwa ia telah pulih sepenuhnya. "Saya merasa baik-baik saja, semuanya sudah berlalu," ujarnya.
Fokus pada Keluarga
Dalam sebuah acara Jordan Brand di Ljubljana, Slovenia, Doncic menegaskan keputusan akhir untuk tidak membela Slovenia musim panas ini. Ia ingin menghabiskan waktu berkualitas bersama putri-putrinya, Gabriela dan Olivia. "Alasan utamanya adalah putri-putri saya," ungkapnya. Meskipun tidak bergabung dengan tim nasional, Doncic tetap menjalani latihan individu dan berolahraga, dengan golf menjadi aktivitas baru yang memberinya ketenangan.
Walaupun absen dari tim nasional, Doncic percaya bahwa Slovenia akan tetap kuat dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman. Ia berharap tim tersebut dapat meraih kemenangan meski tanpa kehadirannya. Di sisi lain, kehadiran Jaxson Hayes di tim nasional melalui proses naturalisasi juga menjadi perhatian. Doncic menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam proses tersebut, tetapi menyambut baik kontribusi Hayes sebagai rekan setim yang solid.
Perubahan di Lakers
Musim lalu bersama Lakers meninggalkan kesan pahit bagi Doncic. Cedera yang dialaminya dan Austin Reaves menjadi faktor utama tersingkirnya Lakers di babak kedua playoff. "Kami benar-benar tidak beruntung," kata Doncic, yang berharap musim depan akan memberikan hasil yang lebih baik.
Saat ini, Lakers sedang mengalami perubahan besar, dengan fokus baru pada aspek keuangan dan strategi tim di bawah kepemilikan Mark Walter. Doncic telah mengambil alih peran penting sejak kepergian LeBron James, dengan harapan dapat membawa Lakers meraih kejayaan di NBA. Namun, pertanyaan besar tetap ada: Bisakah Doncic membawa kesuksesan itu ke Los Angeles?
Manajer umum Rob Pelinka kini berada di bawah tekanan untuk melakukan perubahan signifikan. Pertukaran pemain besar atau langkah agresif dalam bursa agen bebas menjadi opsi untuk memperkuat tim. Keputusan LeBron James, yang kini berstatus agen bebas, akan sangat mempengaruhi arah Lakers ke depan.
Menurut laporan, tahun 2026 diprediksi akan menjadi masa perombakan besar bagi Lakers, baik dari segi kepemilikan maupun komposisi tim. Luka Doncic berharap bahwa perubahan tersebut akan segera membawa Lakers menuju kesuksesan. Prioritasnya adalah mendapatkan center elit untuk memperkuat tim.
Spekulasi juga mengelilingi masa depan LeBron James dan Austin Reaves. Ada pembicaraan mengenai pemotongan gaji untuk LeBron dan kemungkinan kembalinya ke Cleveland Cavaliers. Sementara itu, Reaves dihadapkan pada pilihan antara memperpanjang kontrak dengan Lakers atau pindah ke tim lain dengan tawaran yang lebih rendah.
Lakers juga berusaha mempertahankan Marcus Smart dan Luke Kennard, sementara Jarred Vanderbilt menjadi kandidat untuk ditukar karena gajinya. Ketidakpastian juga menyelimuti masa depan Rui Hachimura, yang mungkin tidak sesuai dengan visi pelatih JJ Redick.
Dengan dinamika yang diprediksi akan terjadi di Los Angeles selama musim panas ini, Doncic mengawasi situasi tersebut dengan seksama.