Persiapan untuk duel besar antara Anthony Joshua dan Tyson Fury yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Principality, Cardiff, pada 11 Desember mendatang semakin dipenuhi dengan drama internal. Ketegangan muncul di dalam keluarga Fury setelah beredar kabar bahwa Peter Fury, paman sekaligus mantan pelatih Tyson, diduga memberikan arahan strategis kepada Joshua.
Kabar tersebut memicu reaksi keras dari John Fury, ayah Tyson. Dalam wawancaranya dengan Playbook Boxing, John secara terbuka mengkritik tindakan saudaranya jika terbukti membantu pihak lawan. Ia menyatakan bahwa Peter adalah sosok yang sangat rendah jika mau mengkhianati keponakannya demi keuntungan tim rival.
John juga menegaskan bahwa ia sudah lama tidak berkomunikasi dengan Peter. Ia merasa bahwa melakukan panggilan rahasia atau mengadakan sesi latihan tersembunyi dengan Joshua menjelang pertarungan ini adalah tindakan yang tidak dapat diterima.
Joshua Mengakui Konsultasi dengan Peter Fury
Sementara itu, Anthony Joshua mengakui bahwa ia memang pernah berkonsultasi dan menerima masukan dari Peter Fury. Petinju berusia 36 tahun ini kini kembali bekerja sama dengan Ben Davison, mantan pelatih yang pernah mendampingi Tyson Fury dalam lima pertarungan, termasuk saat melawan Deontay Wilder pada 2018. Joshua juga diketahui tetap menjaga komunikasi dengan tim Oleksandr Usyk, meskipun tidak berlatih di tempat milik petinju asal Ukraina tersebut.
Pernyataan Peter Fury
Menanggapi polemik yang berkembang, Peter Fury memberikan klarifikasi melalui media sosialnya. Ia menjelaskan bahwa komunikasi terakhirnya dengan Joshua terjadi sekitar dua bulan lalu dan hanya membahas saran teknis umum. Peter menegaskan bahwa ia menolak terlibat dalam pelatihan Joshua hingga duel melawan keponakannya selesai. Saat ini, Peter lebih memilih untuk fokus mendampingi kembalinya Rico Verhoeven ke dunia tinju.