Logo
Berita Olahraga

Dua Petenis Indonesia Melaju ke Babak Kedua Kejuaraan Tenis Dunia Pria

Rafalentino Da Costa dan Anthony Susanto berhasil melaju ke Babak Kedua Seri IV Kejuaraan Tenis Dunia Pria setelah penampilan yang mengesankan di Nusa Dua, Bali.

D
Dharma Kusuma
03 September 2026 17 pembaca
Rafalentino Da Costa lolos ke Babak Kedua Men's World Tennis Championship 2026.(Foto: Istimewa)
Rafalentino Da Costa lolos ke Babak Kedua Men's World Tennis Championship 2026.(Foto: Istimewa)

Nusa Dua - Dua petenis asal Indonesia, Rafalentino Da Costa dan Anthony Susanto, berhasil mengikuti langkah Nathan Barki untuk melaju ke Babak Kedua Seri IV M-15 Kejuaraan Tenis Dunia Pria. Pertandingan Babak Pertama berlangsung di Lapangan A, Bali Beach Country Club, pada Rabu (2/9/2026). Rafalentino bertanding melawan Shanker Heisnam dari India dan meskipun sempat tertinggal 1-5 di set pertama, ia berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5 sebelum akhirnya memenangkan set tersebut dengan skor 7-5.

Keberhasilan Rafalentino dalam membalikkan keadaan di set pertama memberikan dorongan semangat yang besar, sehingga ia mampu meraih kemenangan yang lebih mudah di set kedua dengan skor 6-0. Dalam waktu 1 jam 14 menit, Rafalentino mengungkapkan bahwa ia terkejut dengan gaya permainan lawannya di set pertama. Ia merasa tertekan oleh agresivitas lawan sebelum akhirnya menemukan celah untuk melakukan serangan balik.

Kemenangan Anthony Susanto

Satu lagi petenis Indonesia yang berhasil melaju adalah Anthony Susanto, yang mengalahkan Hitesh Chauhan dengan dua set langsung, 6-5 dan 6-1. Namun, Anthony harus bersiap menghadapi Nathan Barki dalam perebutan tiket ke perempatfinal yang dijadwalkan pada Kamis (3/9).

Gunawan Trismuwantara Gagal Melaju

Di sisi lain, petenis Indonesia lainnya, Gunawan Trismuwantara, tidak berhasil melanjutkan langkahnya setelah kalah dari Karan Singh, unggulan keempat, dengan skor 3-6 dan 5-7. Meskipun kalah di set pertama, Gunawan memberikan perlawanan yang sengit hingga skor imbang 5-5 di set kedua. Namun, ketenangan dan pengalaman Karan, yang berusia 23 tahun, membantunya mematahkan servis Gunawan pada gim ke-12, menutup pertandingan dengan skor akhir 7-5.

Artikel Terkait