Logo
Berita Olahraga

Ducati Tidak Akan Terapkan Strategi Team Order di MotoGP

Davide Tardozzi, kepala tim Ducati, menegaskan bahwa mereka tidak akan menggunakan strategi team order dalam persaingan gelar MotoGP 2026, meskipun rival mereka, Aprilia, mungkin melakukannya.

A
Arka Wisena
15 October 2026 20 pembaca
Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography
Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography

Mandalika - Davide Tardozzi, yang menjabat sebagai bos Ducati, menyatakan bahwa timnya tidak akan menerapkan team order. Saat ini, Marc Marquez tengah bersaing ketat dengan dua pebalap Ducati dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Setelah finis di posisi keenam pada grand prix Mandalika akhir pekan lalu, Marquez kini berada di urutan kedua klasemen dengan 353 poin, hanya tertinggal dua poin dari Jorge Martin yang memuncaki klasemen. Sementara itu, Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 309 poin.

Dalam situasi ini, Aprilia terlihat membuka peluang untuk menerapkan team order demi meraih gelar juara dunia pertama mereka. Selain Martin dan Bezzecchi, pabrikan asal Italia tersebut juga memiliki pebalap kompetitif di tim satelit Trackhouse, yaitu Ai Ogura dan Raul Fernandez. Ducati juga memiliki pebalap seperti Francesco Bagnaia, serta pebalap dari tim satelit seperti Alex Marquez, Fermin Aldeguer (Gresini), dan Fabio Di Giannantonio (VR46), yang bisa diminta untuk mendukung Marquez.

Tardozzi Menegaskan Posisi Ducati

Tardozzi mengungkapkan bahwa ia memahami jika Aprilia memutuskan untuk menerapkan team order. Namun, ia menegaskan bahwa Ducati tidak akan mengikuti langkah tersebut. "Tidak, kami toh tidak pernah melakukannya," ungkap Tardozzi. "Jika mereka mau melakukannya, tidak apa-apa, itu keputusan mereka. Ducati tidak pernah melakukan ini di masa lalu, tapi semua orang memutuskan strategi mereka sendiri."

Komitmen Ducati Terhadap Olahraga

Tardozzi menambahkan bahwa Ducati selalu berusaha bersikap adil kepada tim-tim satelit yang mereka miliki. "Selama ini kami adil kepada tim-tim satelit kami, jadi kami percaya olahraga harus didahulukan ketimbang bisnis. Akan tetapi, mereka punya setiap kesempatan dan kebebasan untuk melakukan apa yang mereka mau," tuturnya.

Persaingan antara Marc Marquez dan duo Jorge Martin serta Marco Bezzecchi dalam berebut gelar juara dunia MotoGP 2026 akan berlanjut di seri Australia dalam waktu sepekan mendatang.

Artikel Terkait