Logo
Raket

Dukungan Diperlukan Lee Zii Jia untuk Kembali ke Jalur Kemenangan

Mantan pemain bulu tangkis nomor satu dunia, Datuk Foo Kok Keong, menekankan pentingnya dukungan bagi Lee Zii Jia dalam menghadapi penurunan performanya saat ini.

D
Dyah Entenopo
14 September 2026 3 pembaca
Lee Zii Jia/[Foto:NST]
Lee Zii Jia/[Foto:NST]

Mantan pemain bulu tangkis peringkat satu dunia, Datuk Foo Kok Keong, percaya bahwa Lee Zii Jia sangat memerlukan dukungan lebih dalam usahanya untuk bangkit dari performa yang menurun. Kok Keong telah menawarkan bantuan kepada Zii Jia, mengikuti langkah legenda bulu tangkis lainnya, Datuk Seri Lee Chong Wei, yang sebelumnya juga memberikan tawaran serupa kepada peraih medali perunggu Olimpiade Paris tersebut.

Performa Lee Zii Jia semakin menjadi sorotan setelah ia mengalami kekalahan mengejutkan di babak kedua Vietnam Open pada Rabu (9 September) melawan Wu Zhe-ying, petenis Taiwan yang berada di peringkat lebih rendah. Turnamen Super 100 ini seharusnya menjadi kesempatan bagi Zii Jia untuk membangun kembali kepercayaan diri dan menemukan kembali permainan terbaiknya setelah mengalami masa sulit akibat cedera tahun lalu.

Pentingnya Dukungan Emosional

Kok Keong tidak yakin bahwa masalah yang dihadapi Zii Jia disebabkan oleh metode pelatihan pelatihnya, Liew Daren. Ia menjelaskan bahwa Daren adalah mantan pemain internasional yang berpengalaman, dan Zii Jia mungkin lebih memerlukan seseorang yang dapat diajak bicara tentang tantangan yang dihadapinya. “Saya tidak bisa berkomentar banyak tentang masalah itu (mengenai Daren), tetapi saya pikir dia membutuhkan seseorang yang dapat dia ajak bicara, mungkin Datuk Seri Lee Chong Wei atau bahkan saya, sehingga kami dapat mendengarkannya dan menawarkan saran tentang apa yang mungkin membantu,” ungkap Kok Keong.

“Ini bukan soal pelatihan karena pelatihannya sama saja. Mungkin ada kelemahan yang bisa kita identifikasi dan atasi bersama,” tambahnya.

Harapan untuk Masa Depan Bulu Tangkis Nasional

Lee Chong Wei, yang juga menjabat sebagai ketua komite kinerja Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), sebelumnya menyatakan kesediaannya untuk menerima Zii Jia kembali ke tim nasional jika ia memerlukan bantuan untuk kembali ke performa terbaiknya. Zii Jia meninggalkan BAM empat tahun lalu, namun badan nasional tersebut belum berhasil menghasilkan pemain tunggal putra lain yang dapat bersaing di tingkat elit dunia.

Meski demikian, Kok Keong tidak sepakat dengan pandangan bahwa kondisi sektor tunggal putra nasional sangat buruk. Ia berpendapat bahwa kesenjangan telah menyempit karena semakin banyak negara yang melahirkan pemain-pemain hebat, seperti Alex Lanier dari Prancis yang baru-baru ini meraih gelar juara dunia. “Saya rasa keadaan tidak semakin memburuk. Hanya saja banyak negara lain yang mengalami peningkatan,” ujarnya.

“Jadi, itu tergantung pada para pelatih dan manajemen BAM. Saya tidak ingin berkomentar terlalu banyak, tetapi semoga mereka dapat membantu para pemain ini meningkatkan performa mereka di masa depan,” tutupnya.

Artikel Terkait