John Calipari, pelatih yang diakui dalam Hall of Fame, dikenal karena prestasi luar biasa dalam karir kepelatihannya. Ketika pembicaraan mengenai ekspansi Turnamen NCAA muncul, tidak banyak pelatih yang memiliki pengalaman di March Madness seperti dirinya. Meskipun beberapa pelatih, termasuk Dan Hurley dari UConn, menentang gagasan ini, Calipari menunjukkan sikap yang lebih terbuka terhadap perubahan tersebut.
Menurut Matt Norlander dari CBS Sports, Calipari mengungkapkan, “Saya sangat percaya pada gagasan bahwa jika tidak rusak, jangan diperbaiki, dan saya pikir itu berlaku untuk Turnamen NCAA.” Dia menambahkan, “Meskipun demikian, jika kita akan melakukan ekspansi, harapan saya adalah setidaknya setengah dari tempat tersebut dialokasikan untuk tim non-Power Four. Jika mereka melakukan itu, kita membuat keputusan dengan alasan yang tepat.” Calipari, yang pernah merasakan posisi sebagai tim underdog dan juga tim unggulan, menegaskan bahwa hal ini adalah bagian penting dari keistimewaan turnamen.
Pentingnya Tim Non-Power Four
Calipari mengingatkan bahwa pengalaman tim yang lebih kecil dalam turnamen adalah apa yang membuat March Madness begitu menarik. “Sebagai seseorang yang pernah menjadi David, dan memenangkan beberapa pertandingan, dan Goliath, dan kalah beberapa pertandingan, itulah yang membuat turnamen ini istimewa. Kita tidak boleh kehilangan bagian istimewa dari olahraga kita ini,” ujarnya.
Sejarah Tim David vs Goliath
Sejak perluasan First Four pada tahun 2011, hanya ada satu tim yang berhasil mengalahkan tim unggulan dari First Four, yaitu Farleigh Dickinson, yang tidak hanya memenangkan pertandingan mereka tetapi juga mengalahkan unggulan nomor satu, Purdue, pada tahun 2023. Selain itu, VCU, yang merupakan tim unggulan ke-11 dari First Four dan berasal dari konferensi non-kekuatan utama, juga berhasil mencapai Final Four pada tahun yang sama. Namun, sering kali tim yang berhasil dari First Four berasal dari konferensi utama, seperti Texas yang berhasil tahun ini.