Logo
Berita Olahraga

Dukungan Presiden dan Menpora Diharapkan Perkuat Pembinaan Atlet Selancar Indonesia

Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) menyambut baik dukungan dari Presiden Prabowo Subianto dan Menpora Erick Thohir terkait anggaran pelatnas multiyears, yang dianggap penting untuk pengembangan...

A
Arka Wisena
21 June 2026 3 pembaca
Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) menyambut positif dukungan Presiden Prabowo Subianto dan Menpora Erick Thohir terkait kebijakan anggaran multiyears untuk program pemusatan latihan nasional (Pelatnas).(foto:istimewa)
Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) menyambut positif dukungan Presiden Prabowo Subianto dan Menpora Erick Thohir terkait kebijakan anggaran multiyears untuk program pemusatan latihan nasional (Pelatnas).(foto:istimewa)

Jakarta: Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) memberikan sambutan positif terhadap dukungan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengenai kebijakan anggaran multiyears untuk program pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Inisiatif ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat pembinaan atlet demi mencapai prestasi di tingkat internasional.

Ketua Umum PSOI, Pandu Sjahrir, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah terhadap pengembangan olahraga prestasi melalui dukungan anggaran multiyears. “Tentu PSOI sangat mengapresiasi langkah Presiden. Ini sangat baik dan penting bagi atlet, karena pembinaan dapat dilakukan secara berkesinambungan hingga mereka meraih prestasi. Ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi atlet, sekaligus untuk mencetak generasi atlet masa depan. Saya bangga dan tentunya berterima kasih atas dukungan ini,” katanya saat berbincang pada Sabtu (20/6).

Pentingnya Fasilitas dan Instruktur yang Memadai

Pandu, yang juga menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO) Danantara, menekankan bahwa keberhasilan program pembinaan tidak hanya bergantung pada anggaran yang tersedia, tetapi juga harus didukung oleh fasilitas latihan yang memadai. “Ini adalah langkah yang amat baik dan tentunya harus didukung dengan instruktur serta fasilitas yang bagus agar atlet dapat berkembang secara optimal,” tambahnya.

Dia menegaskan bahwa pembinaan jangka panjang sangat krusial bagi cabang olahraga selancar ombak yang memerlukan proses pengembangan atlet secara berkelanjutan. Pandu menyebutkan bahwa PSOI telah berhasil mengirimkan atlet ke ajang Olimpiade dalam dua edisi berturut-turut, yaitu Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024. “Sebagai federasi, PSOI berhasil mengirimkan atlet ke dua Olimpiade berturut-turut, di Jepang dan Paris. Kami yakin dengan pembinaan jangka panjang, atlet selancar Indonesia akan terus meningkatkan performanya dan mampu bersaing di level dunia,” jelasnya.

Persiapan Menuju Agenda Penting

Kedepannya, PSOI akan memfokuskan persiapan atlet untuk menghadapi berbagai agenda penting, termasuk Asian Games 2026 dan Olimpiade Los Angeles 2028. “Dalam waktu dekat, fokus kami adalah Asian Games dan kemudian Olimpiade 2028. Target kami tentu menjadi yang terbaik, meraih medali. Untuk mencapai tujuan tersebut, para atlet harus mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari proses pembinaan dan peningkatan prestasi,” terangnya.

PSOI optimis bahwa dukungan pemerintah melalui skema anggaran multiyears akan memberikan kepastian dalam program pembinaan, sehingga atlet dapat menjalani persiapan yang lebih terukur dan berkesinambungan dalam menghadapi kompetisi internasional.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait