Bekasi - Muay Aerobik Nusantara telah resmi menjadi aset intelektual Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI). Hal ini ditandai dengan penyerahan hak cipta oleh penciptanya, Dr. (Cand.) Noviyanti Maulani, M.Pd, yang berlangsung pada acara Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi, pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Karya Muay Aerobik Nusantara telah terdaftar sebagai karya berhak cipta dengan nomor EC002026064844 yang dikeluarkan pada 14 Mei 2026. Karya ini bukan hanya sekadar pertunjukan, melainkan merupakan inovasi dalam bidang olahraga kebugaran yang memadukan gerakan Muaythai dengan elemen budaya Nusantara.
Kontribusi bagi Olahraga dan Budaya
Ketua Umum PBMI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyatakan, "Ini adalah bentuk kontribusi yang sangat berarti bagi Muaythai Indonesia. Karya seperti Muay Aerobik Nusantara menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang untuk membangun kebugaran, prestasi sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya bangsa. Karena itu, karya ini harus kita jaga dan kembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas."
Pujian dari Menpora
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, juga memberikan apresiasi terhadap Muay Aerobik. Ia menyebutkan bahwa pendekatan ini menarik untuk semakin mempopulerkan Muaythai di kalangan masyarakat. "Yang menarik juga adalah bagaimana Muaythai dikombinasikan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Muay Aerobik," ujarnya.
Menpora menambahkan, "Bisa kita lihat tadi, ada atlet berumur 5 tahun yang sudah mulai mengenal Muaythai-itu yang paling mahal. Hal inilah yang membuat saya melihat ini sebagai sebuah terobosan."
Wakil Ketua Umum PBMI, Evi Silviadi Sangga Buana, menjelaskan bahwa penyerahan hak cipta ini menunjukkan bahwa Muaythai Indonesia memiliki peluang pengembangan yang semakin luas. Muay Aerobik Nusantara diharapkan dapat menjadi salah satu jembatan untuk memperkenalkan Muaythai kepada masyarakat yang lebih luas.