Enes Kanter Freedom telah dipastikan tidak memenuhi syarat untuk bermain di WNBA. Mantan pemain NBA ini mengklaim dirinya sebagai perempuan dan menyatakan telah memenuhi syarat untuk mengikuti draft liga, menurut beberapa sumber yang mengetahui situasi ini. Informasi dari sumber-sumber di sekitar WNBA menyebutkan bahwa Kanter Freedom dan mantan pemain NBA lainnya, Royce White, tidak memenuhi kriteria untuk berkompetisi di liga bola basket putri tersebut.
Kanter Freedom menarik perhatian publik setelah terlibat dalam insiden di Wintrust Arena, Chicago, pada hari Minggu (23/8), yang berawal dari perselisihan verbal dengan guard Chicago Sky, Natasha Cloud. Dalam kejadian itu, Kanter Freedom terlihat duduk di area courtside dengan mengenakan kaus hitam bertuliskan "WOMAN noun. adult human female." Saat timeout di akhir kuarter ketiga, Cloud mendekatinya dan berteriak. Kanter Freedom berdiri dengan kedua tangan terbuka dan melangkah ke arah lapangan sebelum petugas keamanan menghentikannya dan meminta untuk meninggalkan arena.
Salah satu sumber mengungkapkan bahwa Kanter Freedom sempat berkomentar kepada Cloud sepanjang pertandingan. Namun, seorang penonton yang berada di dekatnya menyatakan kepada ESPN bahwa Kanter Freedom hanya memberikan dukungan kepada tim selama pertandingan. Setelah insiden tersebut, Kanter Freedom mengungkapkan reaksinya melalui media sosial, menyatakan bahwa ia dikeluarkan dari pertandingan WNBA karena dukungannya terhadap perempuan.
Ketidakpastian Masa Depan di WNBA
Hingga saat ini, belum ada keputusan mengenai apakah Kanter Freedom akan dilarang untuk menghadiri pertandingan WNBA di masa mendatang. Liga juga belum mengumumkan rencana untuk mencegahnya kembali ke pertandingan. Insiden tersebut terjadi di tengah perdebatan nasional mengenai partisipasi atlet transgender dalam olahraga putri, yang semakin hangat setelah guard Indiana Fever, Sophie Cunningham, memberikan komentar terkait atlet transgender.
Enes Kanter Freedom, yang telah menghabiskan 11 tahun kariernya di NBA, terlibat aktif dalam perdebatan ini dan menyatakan dirinya sebagai perempuan serta mengklaim layak untuk mengikuti draft WNBA. Royce White juga mengambil langkah serupa. Perjanjian kerja bersama WNBA yang disepakati pada bulan Maret menyebutkan bahwa "hanya pemain yang merupakan perempuan" yang memenuhi syarat untuk bermain di liga tersebut. Namun, dokumen tersebut tidak memberikan definisi yang jelas mengenai perempuan.
Kebijakan WNBA Terkait Atlet Transgender
Hingga saat ini, WNBA belum memiliki kebijakan publik terkait kelayakan atlet transgender atau interseks. Menurut beberapa sumber, tidak ada kasus yang memerlukan WNBA untuk meninjau kelayakan pemain terkait isu ini. Liga dikabarkan akan terus melakukan penelitian dan meninjau topik tersebut, tetapi tidak ada rencana untuk mengubah aturan dalam waktu dekat.