Jakarta - Mantan pebalap MotoGP, Aleix Espargaro, berpendapat bahwa Marc Marquez masih menjadi lawan paling berat bagi Jorge Martin dalam persaingan musim ini. Saat ini, kedua pebalap tersebut berada pada posisi yang berbeda jauh di klasemen.
Jorge Martin berhasil merebut posisi teratas klasemen MotoGP 2026 setelah menyelesaikan balapan di grand prix Belanda dengan peringkat ketiga. Martin memanfaatkan performa buruk rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang gagal meraih poin dalam tiga balapan terakhir secara berturut-turut.
Saat ini, Martin mengumpulkan 193 poin, unggul tujuh poin dari Bezzecchi yang berada di posisi kedua. Di tempat ketiga, terdapat Fabio Di Giannantonio dengan 177 poin, diikuti Ai Ogura dengan 168 poin, sementara Marc Marquez berada di posisi kelima dengan selisih 40 poin dari Martin.
Kesempatan Jorge Martin untuk Menang
Espargaro meyakini bahwa Jorge Martin memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara dunia MotoGP yang kedua dalam kariernya. Ia percaya bahwa Marquez akan menjadi hambatan terbesar bagi Martin, sambil juga memperingatkan potensi ancaman dari Ogura.
"Aku sangat senang untuk Jorge. Kurasa dia punya kans besar untuk mencapai sesuatu yang tidak bisa kulakukan di musim ini: jadi juara dunia dengan Aprilia," ungkap Espargaro.
Marc Marquez dan Potensi Ancaman dari Ogura
"Marc tetaplah Marc. Meskipun dia mendapatkan hasil yang mengecewakan di grand prix Belanda, dia masih sangat dekat dengan puncak klasemen. Menurut pendapatku, saingan terberat Jorge Martin untuk memenangi titel juara masih tetap Marc Marquez," tambah mantan pebalap Suzuki dan Aprilia ini.
Espargaro juga menyebutkan bahwa jika harus menambahkan satu nama lagi dalam persaingan gelar juara, maka itu adalah Ogura. "Kurasa mereka adalah pebalap-pebalap yang benar-benar bisa bersaing untuk titel juara dunia," tuturnya.
Persaingan di MotoGP 2026 akan berlanjut akhir pekan ini di Jerman. Marc Marquez dikenal sangat dominan di Sirkuit Sachsenring, dengan 12 kemenangan sejak debutnya di kelas 125cc, hanya satu kemenangan di belakang pemegang rekor Giacomo Agostini yang memiliki 13 kemenangan.