Guard asal Prancis, Evan Fournier, menyatakan bahwa ia tidak berniat untuk meninggalkan tim nasional Prancis, meskipun sebelumnya ia sempat memikirkan untuk pensiun setelah Olimpiade Paris 2024. Dalam wawancara resmi dengan tim Prancis, Fournier mengungkapkan bahwa ia telah mempertimbangkan secara serius untuk mengakhiri karier internasionalnya setelah lebih dari sepuluh tahun membela Les Bleus.
"Saya sempat memikirkannya. Hal itu sempat terlintas di pikiran saya. Namun, saya masih mencintai olahraga ini, jadi keputusannya diambil dengan cukup cepat," jelas Fournier.
Pengalaman Cedera yang Mengubah Perspektif
Pemain berusia 33 tahun tersebut tidak dapat berpartisipasi dalam kompetisi internasional musim panas lalu akibat cedera pergelangan kaki, yang merupakan pertama kalinya ia absen dari sebuah turnamen besar sepanjang kariernya. "Sayangnya, musim panas lalu saya tidak bisa bergabung dengan tim nasional Prancis; saya mengalami cedera pergelangan kaki," ujarnya. "Jadi, ketika Anda melewatkan sebuah kompetisi—dan bagi saya itu adalah pengalaman pertama—muncul pertanyaan di benak: apa yang harus saya lakukan?"
Perubahan Motivasi dan Fokus pada Generasi Muda
Fournier telah meraih enam medali bersama tim nasional Prancis, namun ia mengakui bahwa motivasinya kini berbeda dibandingkan dengan saat awal kariernya. Meskipun tetap berambisi untuk meraih kemenangan, pemain veteran ini menekankan pentingnya menikmati waktu yang tersisa bersama tim nasional dan membantu pemain muda. "Saya tidak yakin apakah hasrat saya untuk memenangkan medali emas masih sebesar lima atau enam tahun yang lalu," ungkap Fournier. "Saya ingin menikmati momen-momen terakhir saya mengenakan seragam ini, serta membantu kelompok pemain muda ini."
Fournier dan Rudy Gobert kini menjadi dua pemain tertua yang tersisa dari generasi yang menjadikan Prancis sebagai penantang medali secara konsisten.